SKRIPSI Jurusan Administrasi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

STUDI EKSPLORATORI FAKTOR-FAKTOR KEPUASAN KERJA GURU MADRASAH ALIYAH DI KOTA MALANG

Retno Sulistyowati

Abstrak


ABSTRAK 

 

Sulistyowati, Retno. 2017. Studi Eksploratori Faktor-Faktor Kepuasan Kerja Guru Madrasah Aliyah di Kota Malang. Skripsi, Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. H. Kusmintardjo, M.Pd., (II) Dr. Agus Timan, M.Pd.

 

Kata kunci: kepuasan kerja guru, guru madrasah aliyah

 

Pendidikan merupakan hal yang penting bagi kehidupan manusia, karena dengan adanya pendidikan dapat menjadikan manusia lebih baik dan bermoral. Guru adalah salah satu unsur penting yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan. Aspek psikologis guru perlu diperhatikan karena dapat mempengaruhi kelancaran dan keberhasilannya dalam bekerja, khususnya adalah kepuasan guru terhadap pekerjaannya. Kepuasan kerja dapat diartikan sebagai perasaan mendukung dan menyenangkan yang dialami oleh guru atas hasil upayanya dalam bekerja. Kepuasan kerja guru tidak hanya didapatkan melalui hasil dari suatu pekerjaan, melainkan kombinasi antara pekerjaan, individu, dan lingkungan. Guru yang puas dapat dilihat melalui tingkat kehadiran yang tinggi, kerjasama yang baik, kualitas pengajaran yang tinggi, kreatif, dan produktif. Untuk mewujudkan hal tersebut, perlu diketahui faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi kepuasan kerja guru. Penelitian ini dimaksudkan, untuk menemukan faktor-faktor kepuasan kerja guru Madrasah Aliyah (MA) Kota Malang.

Penelitian ini bertujuan untuk, (1) mengetahui seberapa tinggi kepuasan kinerja guru Madrasah Aliyah di Kota Malang; (2) mengetahui faktor yang dapat mempengaruhi kepuasan kinerja guru MA di Kota Malang; dan (3) menemukan faktor yang paling dominan dalam kepuasan kinerja guru MA di Kota Malang. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode analisis faktor. Metode ini bertujuan untuk menemukan faktor-faktor baru hasil rotasi dari faktor-faktor yang telah diidentifikasi. Populasi dalam penelitian sejumlah 233 guru, kemudian pengambilan sampel melalui teknik proportional random sampling. Selanjutnya digunakan rumus formula Slovin, diperoleh hasil sampel sejumlah 148 guru. Pengumpulan data dalam penelitian ini melalui angket tertutup dengan jumlah butir pernyataan sebanyak 33 butir. Analisis data dilakukan dengan bantuan Method of Successive Interval (MSI) dan Staiiticai Package for Social Science (SPSS) for Windows versi 16.0.

Temuan penelitian ini adalah, (1) tingkat kepuasan kerja guru MA di Kota Malang termasuk dalam kategori sedang; (2) faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja guru MA di Kota Malang meliputi: (a) faktor sosial, (b) faktor lingkungan kerja, (c) faktor kepribadian, (d) faktor kesejahteraan guru, dan (e) faktor organisasi sekolah; dan (3) faktor paling dominan yang dapat mempengaruhi kepuasan kerja guru MA di Kota Malang adalah faktor sosial.

Saran dalam penelitian ini untuk: (1) Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang, dengan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja guru, maka lebih meningkatkan dalam hal kesejahteraan guru. Meskipun dalam pemberian gaji diatur dan diputuskan oleh pihak yang berwenang, namun Kepala Kantor Kemenag Kota Malang dapat memberikan kontribusi berupa pengajuan tunjangan ke pihak di tingkat atas dan dapat memberikan mandat bagi pihak madrasah; (2) Kepala Madrasah Aliyah di Kota Malang, sebagai pemimpin di madrasah lebih memberikan dorongan kepada guru untuk upaya peningkatan kepuasan kerja guru. Dorongan yang dimaksud seperti mengadakan kegiatan yang melancarkan komunikasi antar guru, memberikan pengarahan yang bersifat motivasional. Selain itu juga senantiasa melakukan perbaikan terhadap lingkungan sekolah sehingga guru merasa nyaman dalam melaksanakan pekerjaannya; (3) Guru Madrasah Aliyah di Kota Malang, sebagai objek yang diteliti sebaiknya melakukan perbaikan terhadap diri sendiri agar selalu merasa puas terhadap pekerjaannya. Selalu merasa cukup dengan apa yang diberikan madrasah. Selain itu guru juga harus berfikir positif, tidak selalu merasa kurang dengan apa yang didapatkan. Dalam hal pekerjaan, guru juga harus selalu meningkatkan kompetensi dirinya sehingga dalam melaksanakan tugas selalu merasa puas dan hasil dari pekerjaannya dapat terselesaikan secara efektif dan efisien; (4) Peneliti Lain, dapat melakukan penelitian lanjutan dengan mengembangkan sesuai dengan kondisi yang diteliti, antara lain: pengaruh tiap faktor terhadap kepuasan kerja guru, perbedaan kepuasan kerja guru pada madrasah aliyah negeri dan swasta.