SKRIPSI Jurusan Administrasi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

ANALISIS ALOKASI ANGGARAN PENDIDIKAN DAKLAM ANGGARAN PENDAPATAN BELANJA DAERAH TAHUN 2010-2015 KABUPATEN POBNOROGO

Sri Citra Diah Nandani

Abstrak


ABSTRAK 

 

Nandani, Sri Citra Diah. 2017. Analisis Alokasi Anggaran Pendidikan

dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Tahun 2010-2015 Kabupaten Ponorogo. Skripsi, Jurusan Administrasi Pendidikan, Progam Studi S1 Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Bambang Setyadin, M.Pd, (II) Ahmad Nurabadi, M.Pd

 

Kata Kunci: belanja pegawai, belanja langsung, belanja modal

 

Penyelenggaraan pendidikan untuk kemajuan bangsa memerlukan biaya paling tidak memenuhi pembiayaan untuk memberikan standar pelayanan. Biaya pendidikan merupakan komponen sangat penting dalam penyelenggaraan pendidikan. Proses pendidikan tidak dapat berjalan tanpa biaya, sehingga perlu ada dukungan dari pemerintah, seperti Anggaran Pendapatan Belanja Daerah untuk pendidikan. Terkait dengan pendanaan bidang pendidikan, pemerintah telah menetapkan ketentuan, bahwa alokasi dana untuk pendidikan 20% dari APBD. Hal ini tercantum dalam  Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 49 Ayat 1, yaitu “Dana pendidikan selain gaji pendidik dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada sektor pendidikan dan minimal 20% dari APBD”.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui anggaran pendidikan dalalam APBD tahun 2010-2015 di Kabupaten Ponorogo, menganalisis perkembangan anggaran pendidikan, dan mendeskripsikan proporsi alokasi anggaran pendidikan dengan belanja pegawai dalam APBD.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksplanatori. Dengan menggumpulkan data APBD dan APBD Pendidikan tahun 2010-2015 di Kabupaten Ponorogo. Analisis data dalam anggaran pendidikan dihitung dengan cara membandingkan jumlah total APBD Pendidikan dengan APBD. Hasil analisis akan di sajikan dalam bentuk grafik yang selanjutnya akan dideskripsikan dari tahun 2010-2015.

Hasil dari penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui, bahwa tingkat APBD Pendidikan dalam APBD Kabupaten Ponorogo Tahun 2010-2015 tidak mengalami fluktuasi, melainkan berkembang secara linier. Tingkat persentase tertinggi proporsi APBD Pendidikan dari APBD Kabupaten Ponorogo Tahun 2010-2015, yaitu pada tahun 2010, yaitu sebesar 54,55% sedangkan terendah, yaitu pada tahun 2015 sebesar 45,49%. Berdasarkan hasil analisis anggaran pendidikan di Kabupaten Ponorogo  Tahun 2010-2015 dapat diketahui, bahwa alokasi anggaran pendidikan dalam APBD Kabupaten Ponorogo Tahun 2010-2015 sudah memenuhi tuntutan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional yang menetapkan minimal anggaran pendidikan sebesar 20%.  Pada kenyataannya anggran pendidikan lebih dari 20% yaitu rata-rata sebesar 51,24%. Hasil proporsi antara belanja tidak langsung lebih besar dibandingkan dengan belanja langsung.

Peneliti memberikan saran kepada pihak yang terkait dalam penelitian ini kepada: (1) Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kabupaten Ponorogo lebih mempertahankan stabilitas anggaran tahun-tahun yang akan dating; (2) Pimpinan Badan Pengelolaan dan Aset Daerah (BPKD) Kabupaten Ponorogo untuk lebih memperdulikan dalam perkembangan dan perbaikan pendidikan; (3) Kepala Pendidikan Kabupaten Ponorogo agar mempertimbangkan untuk mengusulkan kepada pemerintah daerah agar mempertahankan stabilitas anggaran pendidikan; (4) Bupati Kabupaten Ponorogo lebih memfokuskan perhatiannya dalam pengelolaan APBD khususnya pendidikan.