SKRIPSI Jurusan Administrasi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

STRATEGI PREVENTIF MENUMBUHKAN KEDISIPLINAN PEGAWAI KANTOR PERPUSTAKAAN DAN ARSIP PEMERINTAH KOTA PROBOLINGGO

Suhartama Febrizki Badrur Ramadhani

Abstrak


ABSTRAK 

 

Ramadhani, Suhartama Febrizki Badrur. 2017. Strategi Preventif Menumbuhkan Kedisiplinan Pegawai Kantor Perpustakaan dan Arsip Pemerintah Kota Probolinggo. Skripsi, Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. H. Imron Arifin, M.Pd , (II) Dr. H. A. Yusuf Sobri, S.Sos, M.Pd.

 

Kata Kunci: Strategi preventif, disiplin pegawai, Kantor Perpustakaan dan Arsip Pemerintah

i

Disiplin sangat penting untuk pertumbuhan organisasi atau instansi. Disiplin digunakan terutama untuk memotivasi pegawai agar dapat mendisiplinkan diri. Sebagaimana kemampuan yang dimiliki manusia atau pegawai, namun jika tidak diimbangi dengan pemahaman terhadap disiplin kerja yang tinggi, maka tugas dan pekerjaannya yang dilaksanakan tidak akan menghasilkan kinerja yang baik, bahkan mungkin akan dapat menimbulkan kegagalan dalam tercapainya tujuan dalam organisasi. Pemahaman pegawai yang kurang terhadap peraturan serta kurang tegasnya hukuman yang diberikan akan membuat pegawai sering melakukan pelanggaran dan mengakibatkan kurang disiplinnya pegawai. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan beberapa hal mengenai data pegawai di Kantor Perpustakaan dan Arsip Pemerintah Kota Probolinggo, lingkup tugas pegawai di Kantor Perpustakaan dan Arsip Pemerintah Kota Probolinggo, dan strategi preventif untuk menumbuhkan kedisiplinan pegawai Kantor Perpustakaan dan Arsip Pemerintah Kota Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan lokasi penelitian di Kantor Perpustakaan dan Arsip Pemerintah Kota Probolinggo. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sehingga dengan informasi yang diperoleh dapat diketahui strategi preventif menumbuhkan kedisiplinan pegawai Kantor Perpustakaan dan Arsip Pemerintah Kota Probolinggo. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu peneliti sendiri. Penjagaan keabsahan data, dilakukan melalui triangulasi data. Kegiatan analisis data dilakukan secara interaktif mulai dari tahap reduksi data sampai dengan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data tersebut maka diperoleh hasil penelitian sebagai berikut : (1) mengenai data pegawai Kantor Perpustakaan dan Arsip Pemerintah Kota Probolinggo jumlah pegawai sebanyak 34 pegawai, dan jenjang pendidikan terakhir yang ditempuh oleh para pegawai dibedakan menjadi S2, S1, D3, SMA/SMK/SMEA, dan SD. Data pegawai Kantor Perpustakaan dan Arsip Pemerintah Kota Probolinggo sudah sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan Nomor 003 Tahun 2011 tentang Standar Nasional Perpustakaan Umum Kabupaten/Kota. (2) Lingkup tugas pegawai kantor perpustakaan dan arsip pemerintah kota Probolinggo yaitu pegawai Kantor Perpustakaan dan Arsip Pemerintah Kota Probolinggo memiliki tugas dan fungsi yang berbeda-beda sesuai dengan jabatan yang diterimanya, untuk tugas dan fungsi pegawai Kantor
                Perpustakaan dan Arsip Kota Probolinggo sudah disesuaikan menurut Peraturan Walikota Probolinggo Nomor 100 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Probolinggo.(3) Strategi preventif menumbuhkan kedisiplinan pegawai Kantor Perpustakaan dan Arsip Pemerintah Kota Probolinggo dengan melakukan evaluasi terhadap target kinerja pegawai, diadakannya pembinaan kepada seluruh staf dan pegawai setiap bulannya, dan tiap tahun ada SKP (Sasaran Kinerja Pegawai). Penerapan strategi dengan cara mengevaluasi target kinerja pegawai ini diharapkan agar pegawai tidak mengalami penurunan kedisiplinannya dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai pegawai kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Probolinggo. Selain itu, para pegawai yang berprestasi akan diberikan penghargaan, apabila ada yang melakukan pelanggaran akan diberikan pembinaan pada saat rapat setiap bulannya. Saran-saran berdasarkan hasil penelitian ini adalah bagi kepala perpustakaan memberikan pembinaan melalui rapat yang diadakan tiap bulan kepada pegawai, memberikan penghargaan kepada pegawai yang kinerjanya bagus. Bagi pegawai perpustakaan mempertahankan kedisiplinan kerja dengan cara datang tepat waktu, melakukan semua tugas dan fungsi sesuai dengan jabatannya, serta menjalin komunikasi yang baik dengan kepala kantor maupun dengan pegawai lainnya. Bagi jurusan Administrasi Pendidikan hasil penelitian ini bisa dijadikan tambahan referensi. Bagi peneliti lain bisa melakukan penelitian lebih lanjut mengenai strategi preventif menumbuhkan kedisiplinan pegawai.