SKRIPSI Jurusan Administrasi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja dengan Kinerja Guru Pada SMP di Kecamatan Beji.

Dwi Indra Kusumaningtyas

Abstrak


ABSTRAK

Kusumaningtyas, Dwi Indra. 2017. Hubungan Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja dengan Kinerja Guru Pada SMP di Kecamatan Beji. Skripsi, Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Dr. H. Kusmintardjo M.Pd.  (II) Dr. H. A. Supriyanto, M.Pd, M.Si.

 

Kata Kunci: motivasi kerja, disiplin kerja, kinerja guru

 

              Motivasi kerja merupakan rasa keinginan, kemauan dan  dorongan psi- kologi yang timbul dari diri seseorang untuk melakukan sesuatu tindakan sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Motivasi mempunyai pengaruh yang penting dalam diri seseorang  karena dengan adanya motivasi seseorang mempunyai dorongan untuk lebih bersemangat dalam menjalankan aktivitasnya. Namun demikian, motivasi mempunyai faktor-faktor pendukung yaitu meliputi faktor eksternal dari luar dan faktor internal yang bersumber dari dalam diri.

Disiplin kerja adalah sikap kesediaan dan kerelaan kerja seseorang untuk mematuhi dan menaati norma-norma peraturan yang berlaku di sekitarnya. Disiplin seorang guru yang baik akan mempercepat tujuan, sedangkan disiplin yang menurun akan menjadi penghalang dan memperlambat pencapaian tujuan. Kinerja guru harus menjadi perhatian kepala sekolah sebagai pimpinan organisasi karena tinggi rendahnya kinerja guru dapat berpengaruh terhadap pencapaian tujuan organisasi secara keseluruhan. Kinerja guru mempunyai tingkat keberhasi- lan kerja yang dicapai oleh seorang guru dengan kecakapan dan keahlian yang di miliki dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tugas kerjanya.

Rumusan masalah yang diajukan dalam penelitian ini adalah (1) seberapa tinggi tingkat kinerja, motivasi, dan disiplin kerja, 2) adakah hubungan antara motivasi dengan kinerja guru, (3) adakah hubungan antara motivasi dengan disiplin kerja, 4) adakah hubungan antara disiplin kerja dengan kinerja guru, (5) adakah hubungan antara motivasi dan disiplin kerja dengan kinerja guru.

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan kinerja, motivasi, dan disiplin kerja guru, (2) Mengetahui hubungan antara motivasi dengan kinerja guru, (3) Menge- tahui hubungan antara motivasi dengan disiplin kerja, (4) Mengetahui hubungan antara disiplin kerja dengan kinerja guru, (5) Mengetahui hubungan antara motivasi dan disiplin kerja dengan kinerja.

              Metode penelitian yang digunakan, yaitu pendekatan kuantitatif, dengan rancangan penelitian deskriptif-korelasional. Penelitian korelasional (correlation research) bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua atau lebih variabel yang dapat diukur secara kuantitatif. Jenis rancangan penelitian korelasional yang digunakan adalah korelasi multivariat, yaitu rancangan penelitian yang meneliti hubungan beberapa variabel secara simultan. Jumlah populasi sebanyak 113 guru. Penentuan jumlah sampel menggunakan formula Slovin yang diperoleh berjumlah 88 guru. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah angket tertutup dimana angket tertutup berjumlah 64 butir pernyataan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dengan langkah menentukan kualifikasi dan menentukan persentase menggunakan program SPSS (Statistical Product and Service Solution) for Windwos Version 22.00 dan menghitung mean pervariabel. Analisis korelasi ganda dari tabel ANOVA diperoleh nilai Fhitung sebesar 39,493 dengan nilai signifikansi 0,000. Nilai Fhitung (39,493)>Ftabel (3,10), dan nilai signifikansi lebih kecil dari nilai probabilitas 0,05 atau nilai 0,000