SKRIPSI Jurusan Administrasi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Antara Minat dan Kompetensi Guru di Bidang Teknologi Informasi dengan Adopsi Inovasi untuk Pembelajaran pada Sekolah Menengah Atas Negeri di Kota Malang.

Amrustian .

Abstrak


ABSTRAK

Amrustian. 2017. Hubungan Antara Minat dan Kompetensi Guru di Bidang Teknologi Informasi dengan Adopsi Inovasi untuk  Pembelajaran  pada Sekolah Menengah Atas Negeri di Kota Malang. Skripsi, Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. H. Sultoni, M.Pd (II) Ahmad Nurabadi, S.Pd, M.Pd.

Kata kunci: minta, kompetensi, adopsi teknologi informasi, pembelajaran

Minat adalah suatu aktivitas yang dilakukan oleh seseorang dalam memperhatikan dan mengenang aktivitas tersebut secara konsisten dengan rasa senang yang berasal dari dalam diri seseorang tersebut dan didasarkan rasa suka serta tidak adanya paksaan dari pihak luar. Sedangkan kompetensi adalah seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang harus dimiliki, dihayati, dan dikuasai oleh guru dalam melaksanakan tugas keprofesionalannya. Serta  adopsi adalah proses perilaku seseorang dalam bertindak mengambil suatu keputusan untuk menerima atau menolak ide-ide baru.

Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk 1) mendeskripsikan minat guru terhadap teknologi informasi dalam pembelajaran, 2) mendeskripsikan kompetensi guru terhadap teknologi informasi dalam pembelajaran, 3) mendeskripsikan tingkat adopsi guru terhadap teknologi informasi dalam pembelajaran, 4) menjelaskan hubungan antara minat dengan adopsi teknologi informasi pada SMAN di Kota Malang, 5) menjelaskan hubungan antara kompetensi dengan adopsi teknologi informasi pada SMAN di Kota Malang, 6) mengetahui hubungan antara minat guru dengan kompetensi guru terhadap teknologi informasi pada SMAN di Kota Malang, 7) mendeskripsikan hubungan antara minat dan kompetensi guru di bidang teknologi informasi dengan adopsi untuk pembelajaran pada sekolah.

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis data deskriptif, Product moment pearson, dan Multiple corelation. Penelitian ini dilakukan kepada 244 guru pada SMAN di Kota Malang dengan hasil minat guru rata-rata sebesar 73,8% menggunakan TI, kompetensi guru sebesar 52,46%, dan adopsi sebesar 51,23%. Sedangkan hubungan minat (X1) dengan adopsi (Y) terdapat nilai signifikansinya sebesar 0,000, hubungan kompetensi (X2) dengan adopsi (Y) nilai signifikansinya sebsar 0,000, serta hubungan minat (X1) dengan kompetensi (X2) nilai signifikansinya 0,001, dan hubungan minat (X1) dan kompetensi (X2) dengan adopsi (Y) berpengaruh sebesar 57,7%.

Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan adalah 1) Minat guru untuk menggunakan teknologi informasi di dalam pembelajaran berada pada kategori tinggi, 2) Kompetensi guru untuk menggunakan teknologi informasi di dalam pembelajaran berada pada kategori sedang, 3) Adopsi teknologi informasi yang dilakukan oleh guru untuk pembelajaran berada di dalam kategori tinggi, 4) Hubungan antara minat dan adopsi teknologi informasi untuk pembelajaran memiliki hubungan antara minat (X1) dan adopsi TI (Y), 5) Hubungan antara kompetensi dan adopsi teknologi informasi untuk pembelajaran memiliki hubungan antara kompetensi (X1) dan adopsi TI (Y), 6) Hubungan antara minat dan kompetensi guru untuk pembelajaran memiliki hubungan antara minat (X1) dan kompetensi (X2), 7) Hubungan antara minat dan kompetensi guru dibidang teknologi informasi dengan adopsi untuk pembelajarannya memiliki pengaruh antara minat(X1) dan kompetensi (X2) terhadap adopsi (Y) pada SMAN di Kota Malang.

Saran didalam penelitian ini adalah 1) Kepala Dinas Pendidikan, a) Minat, disarankan untuk mendukung memberikan kontribusi dalam penyelenggaraan pembelajaran berbasis teknologi informasi agar minat guru terus meningkat untuk menggunakan TI dalam pembelajaran; b) Kompetensi, disarankan untuk menyediakan fasilitas dalam menyelenggarakan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kompetensi guru di bidang TI; c) Adopsi, disarankan untuk lebih meningkatkan fasilitas dalam menyelenggarakan pembelajaran agar dalam pengadopsian TI mempermudah guru menggunakannya; d) Hubungan antara minat dan kompetensi guru dibidang teknologi informasi dan adopsinya untuk pembelajaran pada SMAN di Kota Malang, disarankan untuk meningkatkan kepedulian dan perhatian terhadap minat dan kompetensi guru dengan memberikan fasilitas pelatihan-pelatihan kepada guru-guru di bidang teknologi informasi untuk mempermudah dalam mengadopsi TI di dalam pembelajaran. 2) Kepala Sekolah, a) Minat, Kepala sekolah disarankan untuk melakukan pembinaan secara terus menerus disertai monitoring dan evaluasi kepada semua guru agar minat guru untuk menggunakan TI tidak turun; b) Kompetensi, disarankan untuk menyelenggarakan pelatihan-pelatihan yang dapat meningkatkan kompetensi guru di bidang TI; c) Adopsi, disarankan untuk menambahkan fasilitas yang berkaitan dengan pembelajaran yang menggunakan teknologi informasi agar dalam pengadopsian TI berjalan secara efektif dan efisien; d) Hubungan antara minat dan kompetensi guru dibidang teknologi informasi dan adopsinya untuk pembelajaran pada SMAN di Kota Malang, disarankan untuk meningkatkan pembinaan guru dengan memeberikan pelatihan-pelatihan dalam meningkatkan minat dan kompetensi guru untuk mengadopsinnya di dalam pembelajaran bidang teknologi informasi; 3) Guru, a) Minat, disarankan untuk menggunakan metode pembelajaran berbasis teknologi informasi agar dapat meningkatkan minat guru yang rendah menjadi tinggi; b) Kompetensi, disarankan untuk mengikuti pelatihan-pelatihan dalam meningkatkan kompetensi guru di bidang TI; c) Adopsi, disarankan untuk mempertahankan dan lebih meningkatkan pengadopsian TI untuk digunakan didalam pembelajaran; d) Hubungan antara minat dan kompetensi guru dibidang teknologi informasi dan adopsinya untuk pembelajaran pada SMAN di Kota Malang, disarankan untuk mengikuti pelatihan-pelatihan dan memanfaatkan TI dalam pembelajaran, agar minat dan kompetensi guru dengan adopsinya menigkat terhadap TI di dalam pembelajaran makin baik; 4) Peneliti lain, a) Minat, disarankan untuk melakukan penelitian secara lebih mendalam tentang minat dalam penggunaan teknologi informasi untuk pembelajaran disekolah; b) Kompetensi, disarankan untuk mengembangkan model-model pelatihan yang dapat meningkatkan kompetensi guru di bidang TI; c) Adopsi, disarankan untuk melakukan penelitian secara lebih mendalam tentang penggunaan teknologi informasi untuk pembelajaran disekolah; d) Hubungan antara minat dan kompetensi guru dibidang teknologi informasi dan adopsinya untuk pembelajaran pada SMAN di Kota Malang, disarankan untuk mengembangkan model-model pelatihan agar dapat meningkatkan minat dan kompetensi guru dalam mengadopsi pembelajaran di bidang TI.