SKRIPSI Jurusan Administrasi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KOPERASI MAHASISWA DAN KEPUASAN ANGGOTA KOPERASI MAHASISWA DI KOTA MALANG

Priska Ardiana Adi Lutvita

Abstrak


ABSTRAK

 

Koperasi mahasiswa (Kopma) merupakan salah satu jenis koperasi berdasarkan jenis anggotanya, yaitu mahasiswa. Dari adanya Kopmadiharapkan muncul jiwa-jiwa wirausaha yang berasal dari bidang koperasi. Selain itu Kopma juga dapat dijadikan sebagai market bagi para anggota yang ingin memasarkan produk-produknya. Dengan demikian, keberadaan Kopma sebagai salah satu bentuk layanan bagi mahasiswa sangat dibutuhkan. Selain sebagai tempat untuk menjual berbagai kebutuhan mahasiswa, juga berfungsi sebagai tempat untuk menimba ilmu yang nantinya berguna bagi mahasiswa dalam kehidupannya di masyarakat. Sebagai tempat yang menyediakan berbagai kebutuhan mahasiswa, tentunya  Kopma harus dapat memberikan layanan yang memuaskan bagi anggotanya, serta dituntut untuk dapat memberikan pelayanan yang berorientasikan kualitas yaitu selalu memperhatikan kepuasan anggota, maupun pelayanan yang berorientasikan kuantitas yakni pada inovasi produk-produknya.

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kualitas pelayanan Kopma di Kota Malang berdasarkan dimensi bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati; (2) menjelaskan tingkat kepuasan anggota terhadap pelayanan Kopma di Kota Malang berdasarkan dimensi kesesuaian harapan, minat berkunjung kembali, dan kesediaan merekomendasikan;dan (3) mengetahui hubungan antara kualitas pelayanan dan kepuasan anggota Kopma di Kota Malang.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan model korelasi dwivariat. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 6 Kopma yang tergabung dalam Asosiasi Koperasi Mahasiswa Malang (AKMM) dengan jumlah populasi 1.421 orang, antara lain Kopma Universitas Negeri Malang (UM), Kopma Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Kopma Universitas Widyagama (UWG), Kopma UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN), Kopma Universitas Kanjuruhan (UNIKAMA), dan Kopma Universitas Islam Malang (UNISMA).Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik Nonprobality Sampling Design yaitu dengan Purposive Sampling. Kemudian menggunakan formula Slovin, sehingga diperoleh sampel sebanyak 312orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang terdiri dari 55item pernyataan dan dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dengan persentase dan korelasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kualitas pelayanan Kopma di Kota Malang tergolong tinggi yang menunjukkan hasil persentase sebanyak 93,27% dan Kopma dengan persentse tertinggi adalah Kopma UM dengan rata-rata 99,448. Berdasarkan dimensi bukti fisik diperoleh persentase sebanyak 90,38% dan perolehan tertinggi adalah Kopma UM sebanyak 99,310%. Dimensi keandalan 92,63%, perolehan tertinggi adalah Kopma UNIKAMA sebanyak 100%. Dimensi daya tanggap 91,99%, perolehan tertinggi adalah Kopma UM sebanyak 99,310%. Dimensi jaminan 91,03%, perolehan tertinggi adalah Kopma UM sebanyak 100%, dan dimensi empati sebanyak 91,67%, perolehan tertinggi adalah Kopma UM sebanyak 99,310%.

Tingkat kepuasan anggota Kopma di Kota Malang tergolong tinggi yang menujukkan hasil persentase sebanyak 90,71%, dan Kopma dengan persentse tertinggi adalah Kopma UNIKAMA dengan rata-rata 100,00. Berdasarkan dimensi kesesuaian harapan diperoleh persentase sebanyak 91,35%, perolehan tertinggi adalah Kopma UM sebanyak 100%.  Dimensi minat berkunjung kembali sebanyak 90,71%, perolehan tertinggi adalah Kopma UM sebanyak 100%,  dan dimensi kesediaan merekomendasikan sebanyak 89,74%, perolehan tertinggi adalah Kopma UNIKAMA sebanyak 100%.Serta hubungan kualitas pelayanan Kopma dan kepuasan anggota Kopma di Kota Malang, diperoleh besarnya korelasi yakni 0,579 dengan signifikansi 0,000.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah kualitas pelayanan Kopma di Kota Malang berdasarkan dimensi bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati semua berada pada kategori tinggi. Kepuasan anggota Kopma di Kota Malang berdasarkan dimensi kesesuaian harapan, minat berkunjung kembali, dan kesediaan merekomendasikan berada pada kategori tinggi, serta terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan Kopma dan kepuasan anggota Kopma di Kota Malang. Dari hasil penelitian tersebut disarankan ketua Kopma dapat mempertahankan kualitas pelayanan Kopma yang diberikan kepada anggota, serta anggota Kopma harus lebih aktif lagi dalam memberi masukan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan anggota.