SKRIPSI Jurusan Administrasi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

MANAJEMEN LAYANAN KANTIN SEHAT DI SEKOLAH ADIWIYATA (STUDI KASUS DI SMPN 10 MALANG)

Eka Martha Rahayu

Abstrak


ABSTRAK

Rahayu, Eka Martha. 2017. Manajemen Layanan Kantin Sehat di Sekolah Adiwiyata: Studi Kasus di SMPN 10 Malang. Skripsi, Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Hj. Nurul Ulfatin, M.Pd, (II) Teguh Triwiyanto, S.Pd, M.Pd

 

Kata kunci: manajemen, layanan kantin, sekolah adiwiyata

Layanan kantin sehat di SMPN 10 Malang merupakan implementasi program Adiwiyata melalui pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan, dengan menyediakan makanan dan minuman sehat dan menyediakan sarana dan prasarana pendukung sesuai dengan standar kesehatan dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan latar belakang diadakannya layanan kantin sehat di SMPN 10 Malang; (2) untuk mendeskripsikan perencanaan layanan kantin sehat di SMP N 10 Malang; (3) untuk mendeskripsikan pelaksanaan layanan kantin

sehat di SMPN 10 Malang; (4) untuk mendeskripsikan pengawasan layanan kantin sehat di SMPN 10 Malang; dan (5) untuk mendeskripsikan dampak layanan kantin sehat di SMPN 10 Malang.

Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, yaitu suatu

metode penelitian yang menafsirkan dan menjelaskan suatu

fenomena/peristiwa sosial di masyarakat secara ilmiah. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Penelitian ini difokuskan pada pendeskripsian layanan kantin sehat di sekolah Adiwiyata. Dalam penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrument kunci dengan subjek penelitian adalah ketua

kantin sehat, pengurus kantin, dan penjamah makanan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah informasi yang disampaikan oleh subjek penelitian pada saat wawancara dan dokumen yang berkaitan dengan layanan kantin sekolah. Setelah data tersebut diperoleh kemudian dilakukan pengecekan keabsahan data dengan metode trianggulasi.

Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh kesimpulannya, bahwa: (1) Latar belakang diadakannya layanan kantin sehat di SMPN 10 Malang adalah karena keprihatinan atas banyaknya jajanan yang tidak sehat dan juga meningkatkan layanan kantin sehat dan ramah lingkungan; (2) Perencanaan layanan kantin sehat di SMPN 10 Malang meliputi pembagian tugas guru yang ditunjuk sebagai koordinator dan anggota pelaksana kantin sehat,

pembuatan Memorandum Of Understanding/nota kesepakatan bersama antara sekolah dengan penjamah makanan/penjual makanan, perencanaan pembangunan kantin sehat dan pengadaan sarana prasarana pendukungnya dan penetapan anggaran yang akan digunakan; (3) Pelaksanaan layanan kantin sehat di SMPN 10 Malang meliputi kegiatan menyediakan makanan dan minuman sehat serta menyediakan sarana dan prasarana kantin sesuai

dengan standar kesehatan dan ramah lingkungan; (4) Pengawasan layanan kantin sehat di SMPN 10 Malang, meliputi pengawasan internal dan pengawasan eksternal; dan (5) Dampak layanan kantin sehat di SMPN 10 Malang, yaitu terpenuhinya kebutuhan untuk mendapatkan makanan dan minuman yang higienis dan bergizi di sekolah, membangun karakter peserta didik untuk bisa memilih makanan yang sehat, terwujudnya lingkungan sekolah yang bersih, sehat dan nyaman dan ramah lingkungan.

Berdasarkan temuan penelitian maka disarankan kepada: (1) Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang diharapkan mampu mengeluarkan kebijakan terkait standar kantin sehat untuk meningkatkan derajat kesehatan warga sekolah dan membina lingkungan bersih dan sehat di setiap sekolah yang ada di Kota Malang; (2) Kepala SMPN 10 Malang, diharapkan untuk tetap

meningkatkan pengelolaan layanan kantin dengan cara membuat kebijakan dan pengawasan terkait pelaksanaan layanan kantin agar dapat menciptakan sekolah yang berwawasan lingkungan dengan tingkat kebersihan dan kesehatan yang lebih baik lagi; (3) Pengurus Kantin Sehat SMPN 10 Malang Diharapkan mampu memberikan pendampingan dan pengawasan dalam layanan kantin sehat guna menjaga kualitas makanan dan minuman yang ada di kantin dan juga kebersihan lingkungan sekolah; (4) Ketua

Jurusan Administrasi Pendidikan Diharapkan dapat dijadikan bahan literatur dan bahan referensi dalam perkembangan yang terjadi terkait manajemen layanan khusus kantin dan manajemen lingkungan sekolah melalui implementasi program Adiwiyata. Hal ini dapat mengoptimalkan manajemen lingkungan dan layanan kantin sekolah, sehingga dapat dijadikan contoh untuk dilaksanakan dalam lingkungan kampus; (5)Mahasiswa Administrasi Pendidikan, hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan

 

sebagai tambahan referensi tentang manajemen layanan khusus; dan (6)Peneliti Lain, diharapkan dapat memanfaatkan hasil penelitian ini dengan sebaik-baiknya, serta dapat digunakan sebagai bahan referensi dalam penelitian sejenis.