SKRIPSI Jurusan Administrasi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Evaluasi Program Indonesia Pintar Tingkat Sekolah Menengah Pertama Negeri Se Kabupaten Mojokerto

Milda Selvia Wulansari

Abstrak


ABSTRAK

 

Wulansari, Milda Selvia. 2017. Evaluasi Program Indonesia Pintar tingkat Sekolah Menengah Pertama Negeri se Kabupaten Mojokerto. Skripsi. Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Dr. Agus Timan, M.Pd, (II) Ahmad Nurabadi, S.Pd, M.Pd

 

Kata kunci: evaluasi, program Indonesia pintar

Pendidikan pada era sekarang ini memerlukan biaya yang bisa dikatakan mahal. Biaya pendidikan adalah  keseluruhan pengeluaran baik yang berupa uang maupun yang bukan uang sebagai ungkapan rasa tanggungjawab semua pihak, baik masyarakat, orangtua, dan pemerintah yang digunakan untuk penyelenggaraan pendidikan. Biaya pendidikan bisa dikatakan sebagai beban masyarakat, karena masyarakat merupakan subjek utama dalam membiayai proses pendidikan. Mahalnya biaya pendidikan akan membuat masyarakat menjadi resah karena hal tersebut. Mengatasi masalah tersebut pemerintah mengupayakan berbagai macam bantuan untuk menunjang program pendidikan dengan cara membuat program pendidikan baru yang diberi nama Program Indonesia Pintar (PIP). PIP adalah program pemerintah dalam pemberian bantuan biaya pendidikan kepada seluruh anak usia sekolah (6-21 tahun) yang berasal dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya. PIP digunakan oleh pemerintah untuk mengatasi masalah biaya pendidikan yang dikatakan mahal dan sangat meresahkan masyarakat.

Masalah yang diajukan dalam penelitian ini adalah (1) apakah mekanisme penerimaan dana Program Indonesia Pintar tingkat SMP Negeri di Kabupaten Mojokerto sesuai dengan aturan pemerintah, (2) apakah penggunaan dana Program Indonesia Pintar tingkat SMP Negeri di Kabupaten Mojokerto digunakan sebagaimana mestinya, dan (3) apakah penyimpanan dana Program Indonesia Pintar tingkat SMP Negeri di Kabupaten Mojokerto sesuai dengan aturan pemerintah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pelaksanaan Program Indonesia Pintar di Kabupaten Mojokerto, apakah pelaksanaannya dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku atau sebaliknya. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Populasi dalam penelitian ini, yaitu seluruh peserta didik tingkat SMP se Kabupaten Mojokerto yang memperoleh dana PIP. Jumlah peserta didik yang memperoleh dana PIP sebanyak 2.725, 556 dari kelas VII, 663 dari kelas VIII dan 1.505 dari kelas IX. Sampel dari penelitian ini sebanyak 348 yang diperoleh dari sampel area. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah angket yang disusun dalam butir-butir pernyataan berjumlah 35 butir. Teknik analisis data yang digunakan analisis deskriptif menggunakan SPSS For Windows Version 16.00.

Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) mekanisme penerimaan dana PIP memiliki hasil sebagai berikut: 22,13% peserta didik menyatakan bahwa mekanisme penerimaan dana PIP memiliki kriteria rendah,  68,68% peserta didik menyatakan bahwa mekanisme penerimaan dana PIP memiliki kriteria sedang, dan 9,20% peserta didik menyatakan bahwa mekanisme penerimaan dana PIP memiliki kriteria tinggi, (2) penggunaan dana PIP memiliki hasil sebagai berikut: 52,59% peserta didik menyatakan bahwa penggunaan dana PIP memiliki kriteria rendah, 42,53% peserta didik menyatakan bahwa penggunaan dana PIP memiliki kriteria sedang, dan 4,89% peserta didik menyatakan bahwa penggunaan dana PIP memiliki kriteria tinggi, dan (3) penyimpanan dana PIP memiliki hasil sebagai berikut: 18,10% peserta didik menyatakan bahwa penyimpanan dana PIP memiliki kriteria rendah, 69,83% peserta didik menyatakan bahwa penyimpanan dana PIP memiliki kriteria sedang, dan 12,07% peserta didik menyatakan bahwa penyimpanan dana PIP memiliki kriteria tinggi.

 

Saran yang diberikan yaitu untuk pihak yang terkait dalam pelaksanaan PIP, antara lain untuk: (1) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, sebaiknya melakukan kegiatan controlling yang bersifat berkala ke seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Mojokerto tentang pelaksanaan PIP, agar evaluasi PIP kedepannya bisa ditingkatkan kembali dan memperoleh kriteria tinggi, (2) Kepala SMP Negeri se Kabupaten Mojokerto, memberikan pengarahan dan melakukan pengontrolan yang lebih kepada peserta didik yang memperoleh dana PIP agar penggunaan dana PIP dapat digunakan sebagaimana mestinya. Selain itu, sekolah harus lebih selektif lagi tentang pengajuan peserta didik yang berhak mendapatkan dana PIP, (3) Mahasiswa Jurusan Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang, apabila melakukan penelitian dengan topik yang sama maka perlu adanya penelitian sedetail mungkin mengenai penggunaan dana PIP, agar penggunaan dana PIP dapat digunakan sebagaimana mestinya, dan (4) Peneliti lain, melakukan penelitian di jenjang pendidikan yang lain agar evaluasi PIP dapat dilaksanakan di jenjang pendidikan selain SMP Negeri.