SKRIPSI Jurusan Administrasi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERBEDAAN MOTIVASI BELAJAR DAN PRESTASI AKADEMIK ANTARA MAHASISWA BIDIKMISI DAN REGULER DI FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Silvia Retnaningtyas

Abstrak


ABSTRAK

 

Retnaningtyas, Silvia. 2017. Perbedaan Motivasi Belajar dan Prestasi Akademik antara Mahasiswa Bidikmisi dan Reguler di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Bambang Budi Wiyono, M.Pd (II) Dr. Achmad Supriyanto, M.Pd., M.Si.

 

Kata Kunci: perbedaan, motivasi belajar, prestasi akademik

Motivasi merupakan daya penggerak yang menyebabkan seseorang mau mengerahkan semua usaha yang dimilikinya untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Sehingga motivasi belajar adalah dorongan agar seseorang mau melakukan tindakan belajar guna mencapai tujuan yang telah ditentukan. Ada dua jenis motivasi yaitu motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Motivasi intrinsik adalah motivasi yang berasal dari dalam diri individu sendiri, motivasi ekstrinsik merupakan motivasi yang berasal dari luar diri individu. Prestasi akademik merupakan hasil pencapaian seseorang dalam belajar yang dinyatakan dengan angka atau huruf. Ada dua kategori mahasiswa di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang (FIP UM), yaitu mahasiswa bidikmisi dan mahasiswa reguler, keduanya tentu memiliki motivasi belajar dan prestasi akademik yang berbeda. Sehingga, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui motivasi belajar dan prestasi akademik mahasiswa bidikmisi dan reguler tersebut.

Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan tingkat motivasi belajar mahasiswa bidikmisi dan reguler di FIP UM, (2) mendeskripsikan prestasi akademik mahasiswa bidikmisi dan reguler di FIP UM, (3) mengetahui ada tidaknya perbedaan motivasi belajar antara mahasiswa bidikmisi dan reguler di FIP UM, dan (4) mengetahui ada tidaknya perbedaan prestasi akademik antara mahasiswa bidikmisi dan reguler di FIP UM. Hipotesis dalam penelitian ini adalah (1) ada perbedaan motivasi belajar antara mahasiswa bidikmisi dan reguler di FIP UM, dan (2) ada perbedaan prestasi akademik antara mahasiswa bidikmisi dan reguler di FIP UM.

Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa FIP UM angkatan 2013, 2014, dan 2015 baik mahasiswa bidikmisi maupun mahasiswa reguler. Jumlah mahasiswa bidikmisi sebanyak 490 orang dan reguler berjumlah 2163 orang. Sehingga diambil sampel penelitian yang dapat mewakili seluruh populasi sesuai dengan karakteristik yang telah ditentukan. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proportional random sampling dan penentuan anggota sampel menggunakan teknik sampling sistematis. Sehingga diperoleh jumlah sampel untuk mahasiswa bidikmisi sebanyak 64 orang dan sebanyak 284 orang mahasiswa reguler. Jumlah total sampel dalam penelitian ini sebanyak 348 orang.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif-komparatif, dengan teknik analisis varian multivariat (MANOVA). Variabel penelitian dalam penelitian ini, yaitu: motivasi belajar dan prestasi akademik (dependen), sementara itu mahasiswa bidikmisi dan reguler (independen). Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan angket atau kuesioner dan dokumentasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) motivasi belajar mahasiswa bidikmisi termasuk dalam kualifikasi sedang dengan nilai rata-rata sebesar 115,2913 dan motivasi belajar mahasiswa reguler juga termasuk dalam kualifikasi sedang dengan nilai rata-rata sebesar 114,2312, (2) prestasi akademik mahasiswa bidikmisi menunjukkan rata-rata nilai sebesar 3,62 masuk dalam predikat dengan pujian dan prestasi akademik mahasiswa reguler menunjukkan rata-rata nilai sebesar 3,55 masuk dalam predikat yang sama yaitu dengan pujian, (3) tidak ada perbedaan motivasi belajar antara mahasiswa bidikmisi dan mahasiswa reguler karena taraf sig 0,0487 (> 0,05) dan (4) ada perbedaan prestasi akademik antara mahasiswa bidikmisi dan mahasiswa reguler dengan taraf sig 0,016 (< 0,05).

Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) motivasi belajar mahasiswa bidikmisi dan reguler sama-sama berada dalam kualifikasi sedang, (2) prestasi akademik mahasiswa bidikmisi dan reguler sama-sama memiliki predikat dengan pujian, (3) hasil uji siginifikansi multivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kategori mahasiswa dengan variabel motivasi belajar dan prestasi akademik dan hasil uji univariat variabel motivasi belajar menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan motivasi belajar antara mahasiswa bidikmisi dan reguler di FIP UM, dan (4) hasil uji univariat variabel prestasi akademik menunjukkan bahwa ada perbedaan prestasi akademik antara mahasiswa bidikmisi dan reguler di FIP UM. Saran yang dapat diberikan kepada pihak-pihak antara lain, (1) Rektor Universitas Negeri Malang, hendaknya dibuat kebijakan tentang pemenuhan kebutuhan-kebutuhan mahasiswa, seperti jaringan WiFi yang luas dan lancar serta pengadaan buku-buku terbaru di perpustakaan, agar motivasi belajar mahasiswa dapat meningkat. Perlu juga dibuat kebijakan terkait seleksi penerimaan mahasiswa baru yaitu menambah jumlah kuota bagi mahasiswa bidikmisi, sehingga didapatkan input yang lebih unggul, (2) Dekan FIP UM, hendaknya membuat kebijakan terkait mahasiswa bidikmisi dan reguler. Serta lebih memperhatikan mahasiswa reguler dalam upaya peningkatan prestasi akademiknya, sehingga dapat mengimbangi dan menyamai prestasi akademik mahasiswa bidkimisi, (3) para ketua jurusan di FIP UM, hendaknya para ketua jurusan meningkatkan pogram-program pembelajaran baik di kelas maupun di luar kelas yang dapat menunjang belajar mahasiswa setiap jurusan, melengkapi fasilitas yang mendukung dalam pencarian berbagai sumber rujukan bagi mahasiswa, meningkatkan kurikulum pembelajaran yang dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa ketika telah lulus nanti, serta mengarahkan semua dosen agar terus memotivasi mahasiswa untuk berprestasi dan berusaha untuk meningkatkan prestasi akademik mahasiswa reguler sehingga prestasi akademik mahasiswa reguler dan mahasiswa bidikmisi dapat seimbang atau sama, (4) dosen, hendaknya para dosen meningkatkan pelaksanaan kegiatan pembelajaran di kelas dengan mengembangkan strategi-strategi pengajaran yang tepat sehingga dapat memberikan efek baik kepada mahasiswa dalam meningkatkan prestasi akademiknya. Perlunya pemberian tugas dan latihan-latihan yang mampu menjadi motif bagi mahasiswa untuk belajar dan lebih memahami materi yang telah disampaikan. Serta metode belajar dengan membentuk kelompok-kelompok belajar bagi mahasiswa, hendaknya diacak dan tiap kelompok diisi oleh mahasiswa bidikmisi dan mahasiswa reguler sehingga keduanya dapat saling

 

berinteraksi dan saling memberikan motivasi serta dapat meningkatkan prestasi mahasiswa reguler, (5) mahasiswa FIP UM, hendaknya mahasiswa meningkatkan motivasi belajar dan prestasi akademiknya. Perlu ditingkatkan lagi terkait motivasi belajar intrinsik, namun juga perlu diberi motivasi secara ekstrinsik. Mahasiswa perlu meningkatkan kemandiriannya dalam belajar, sehingga belajar tidak hanya ketika berada di kelas bersama dosen, namun juga di luar kelas sehingga diharapkan prestasi akademiknya meningkat, terlebih pada mahasiswa reguler, dan (6) peneliti lain, hendaknya dapat mengembangkan variabel lainnya seperti prestasi non akademik mahasiswa, latar belakang pendidikan, jenis kelamin, dan hasil belajar mahasiswa ketika berada di sekolah menengah, jalur masuk perguruan tinggi, dan asal sekolah sehingga dapat menghasilkan data penelitian yang lebih bervariatif. Peneliti yang ingin melakukan penelitian sejenis, juga dapat menelusuri mengapa tidak ada perbedaan motivasi belajar antara mahasiswa bidikmisi dan reguler berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitian ini.