SKRIPSI Jurusan Administrasi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN KEMAMPUAN DAN MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA TENAGA ADMINISTRASI PADA PENDIDIKAN MENENGAH NEGERI DI KOTA MADIUN

Ellsa Fordyanti Julia Pertiwi

Abstrak


ABSTRAK

 

Pertiwi, E.F. J. 2017. Hubungan Kemampuan Dan Motivasi Kerja Dengan Kinerja Tenaga Administrasi Pada Pendidikan Menengah Negeri di Kota Madiun. Skripsi, Jurusan Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Hj. Nurul Ulfatin, M.Pd.; (II) Dr. Asep Sunandar, S.Pd, M.AP.

 

Kata Kunci: kemampuan kerja, motivasi kerja, kinerja

Faktor keberhasilan  sebuah sekolah salah satunya terletak pada sumber daya manusia yang ada, sumber daya manusia berperan sangat penting dalam menjalankan aktifitas manajemen sebuah sekolah. Sumberdaya manusia yang ada di sekolah adalah tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Berdasarkan Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 1 bahwa, “tenaga kependidikan adalah anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan diangkat untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan.Tenaga Administrasi merupakan salah satu unsur yang mendukung dalam mewujudkan berjalannya suatu lembaga pendidikan. Saat ini dengan pertumbuhan kondisi lingkungan yang pesat maka lembaga pendidikan juga dituntut untuk menyesuaikan dengan lingkungan agar terciptanya keselarasan. Kemampuan Tenaga Administrasi Sekolah jika benar-benar diberdayakan dengan baik maka akan berdampak bagi pencapaian tujuan sekolah dan memberikan hasil yang maksimal.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (a) Seberapa tinggi kemampuan Kerja Tenaga Administrasi pada Pendidikan Menengah Negeri Kota Madiun; (b) Seberapa tinggi motivasi kerja Tenaga Administrasi pada Pendidikan Menengah Negeri Kota Madiun; (c) Seberapa tinggi kinerja  Tenaga Administrasi pada Pendidikan  Menengah Negeri Kota Madiun; (d) Hubungan kemampuan kerja dengan kinerja Tenaga Administrasi pada Pendidikan Menengah Negeri Kota Madiun; (e) Hubungan motivasi kerja dengan kinerja Tenaga Administrasi pada Pendidikan Menengah Negeri Kota Madiun; (f) Hubungan motivasi dan kemampuan kerja dengan Kinerja Tenaga Administrasi pada Pendidikan Menengah Negeri Kota Madiun.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif korelasi. Populasi penelitian ini adalah Tenaga Adminstrasi Pendidikan Menengah Negeri di Kota Madiun. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket yang disebarkan sesuai penghitungan sampel. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif dan korelasi ganda.

Kesimpulan peneliti menunjukkan: (1) tingkat kemampuan kerja Tenaga Adminstrasi pada Pendidikan Menengah Negeri di Kota Madiun termasuk dalam kategori tinggi; (2) tingkat motivasi kerja Tenaga Adminstrasi pada Pendidikan Menengahh Negeri di Kota Madiun termasuk dalam kategori tinggi; (3) tingkat kinerja Tenaga Adminstrasi pada Pendidikan Menengah Negeri di Kota Madiun termasuk dalam kategori tinggi; (4) secara parsial berdasarkan hasil uji hipotesis dan analisis korelasi terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan kerja dan kinerja Tenaga Adminstrasi pada Pendidikan Menengah Negeri di Kota Madiun; (5) secara parsial berdasarkan hasil uji hipotesis dan analisis korelasi terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi kerja dan kinerja Tenaga Adminstrasi pada Pendidikan Menengah Negeri di Kota Madiun; dan (6) secara simultan berdasarkan hasil uji hipotesis dan analisis korelasi ganda terdapat hubungan signifikan antara kemampuan kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja Tenaga Adminstrasi pada Pendidikan Menengah Negeri di Kota Madiun.

 

Berdasarkan kesimpulan, maka saran yang dikemukakan dalam penelitian ini adalah: (1) Kepala  Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Wilayah Kabupaten dan Kota Madiun, agar memelihara kinerja Tenaga Administrasi pada Pendidikan Menengah Negeri di Kota Madiun yang sudah tinggi bahkan jika perlu lebih ditingkatkan lagi supaya semakin memperoleh hasil yang maksimal melalui kegiatan perbaikan maupun pelatihan pelatihan tertentu untuk meningkatkan dan memelihara kinerja Tenaga Administrasi Sekolah; (2) Kepala Sekolah Pendidikan Menengah Negeri di Kota Madiun, agar selalu melakukan pengawasan terhadap kinerja yang sudah baik dan dapat dipertahankan. Apabila pegawai sudah memiliki kemampuan kerja dan motivasi kerja tinggi maka akan menghasilkan kinerja yang tinggi pula; (3) Tenaga Administrasi pada Pendidikan Menengah Negeri di Kota Madiun, agar tetap memepertahankan kinerja yang tinggi dan selalu melakukan perbaikan-perbaikan atas segala pekerjaan yang telah dilakukan; (4) Ketua Jurusan Administrasi Pendidikan Universitas Negeri Malang, hendaknya mengadakan kegiatan pelatihan yang berkaitan dengan Tenaga Administrasi Sekolah  yang meliputi kemampuan dan motivasi kerja dalam peningkatan mutu kerja atau kinerja. (5) Peneliti lain, dapat menggunakan penelitian ini sebagai acuan untuk penelitian berikutnya, dan sebaiknya peneliti mengembangkan pada subjek yang lebih meluas.