SKRIPSI Jurusan Administrasi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

STUDI ANALISA LAPISAN AKUIFER UNTUK PENENTUAN PERKIRAAN POTENSI DEBIT AIR TANAH KEBUTUHAN RUMAH TANGGA PENDUDUK DI KELURAHAN BURING KECAMATAN KEDUNGKANDANG KOTA MALANG

I'anatul Mustafidah

Abstrak


ABSTRAK

 

Mustafidah, I’anatul. Studi Analisa Lapisan Akuifer untuk Penentuan Perkiraan Potensi Debit Air Tanah Kebutuhan Rumah Tangga Penduduk di Kelurahan Buring Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. Skripsi, Jurusan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Syamsul Bachri, S.Si, M.Sc, Ph.D. (II) Drs. Rudi Hartono, M.Si

 

Kata kunci: Akuifer, Air Tanah, Debit.

Berdasarkan data BPBD Kota Malang tahun 2015 menyebutkan, terkait krisis air bersih kondisi terparah di Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang berada di wilayah RW 07 karena debit air yang memasok tandon di wilayah itu terus menyusut, bahkan ketika musim kemarau sumber air di kawasan itu juga mengering. Lantaran penyusutan tersebut, sebanyak 150 KK berada di kawasan RT 6 dan RT 2 dengan tandon berada di RT 2, dan 100 KK lainnya berada di kawasan RT 3 dan RT 5 waspada akan kesulitan air bersih pada musim kemarau. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka pendugaan potensi air sangat diperlukan untuk mengatasi kekeringan tersebut. Pendugaan ini dapat dilakukan dengan metode geolistrik tahanan jenis.

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Data primer meliputi data struktur lapisan, kedalaman, dan ketebalan batuan, debit air tanah dan kebutuhan konsumsi air rumah tangga penduduk. Sedangkan data sekunder meliputi jumlah KK (Kartu Keluarga), peta geologi, data sumur bor dan batas administrasi. Pengolahan data hasil pengukuran jenis batuan dan kedalaman air tanah menggunakan softwareIPI2Win, Progress, dan Rockwork. Perhitungan debit menggunakan hasil olah data geolistrik yang terhitung dari hukum Darcy, dan menghitung konsumsi air rumah tangga di Kelurahan Buring.

 

Hasil penelitian menunjukkan lapisan batuan penyusun kawasan penelitian tersusun atas beberapa jenis batuan yaitu tuff, kerakal, pasir kerikil, pasir, breksi dan lava. Dugaan akuifer di titik 1 berada pada kedalaman 99-110 meter dengan nilai resistivitas 104,5 Ωm. Titik 2 berada pada kedalaman 93-193 meter dengan nilai resistivitas 154,63 Ωm. Titik 3 berada pada kedalaman 110-135 meter dengan nilai resistivitas 104,5 Ωm dan 173,06 Ωm. Diperkirakan potensi debit yang ada di kawasan penelitian sebesar 20.522 m3/hari = 20.522.000 liter/hari. Sedangkan konsumsi air rumah tangga penduduk perhari sebesar 406.424,95 liter/hari dari total 1955 KK dengan tiap KK rata-rata membutuhkan 207,89 liter/hari. Maka dapat diketahui, pendugaan potensi debit air tanah yang ada di lokasi penelitian dapat memenuhi kebutuhan konsumsi air rumah tangga penduduk yang ada di 9 RW Kelurahan Buring Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.