SKRIPSI Jurusan Administrasi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN TINGKAT KESEJAHTERAAN DAN KEPUASAN KERJA DENGAN KINERJA TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH (TAS) PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) DI KECAMATAN KEPANJEN KABUPATEN MALANG

VITA ARI HARTANTI

Abstrak


ABSTRAK

 

Salah satu penentu keberhasilan pendidikan di sekolah selain ditentukan oleh kualitas proses pembelajaran, juga bergantung pada kualitas proses kegiatan administratif. Tenaga administrasi sekolah dapat dikatakan sebagai salah satu sumber daya penentu keberhasilan pendidikan di sekolah. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2008 tentang Standar Tenaga Administrasi Sekolah/Madrasah, tenaga administrasi sekolah meliputi kepala tenaga administrasi sekolah, pelaksana urusan administrasi sekolah, dan petugas layanan khusus. Tenaga Administrasi Sekolah (TAS) adalah salah satu tenaga kependidikan yang bertugas memberikan dukungan layanan administrasi guna terselenggaranya proses pendidikan di sekolah. Kinerja TAS diperlukan demi terselenggaranya proses pendidikan di sekolah tersebut. Dalam rangka peningkatan kinerja, tingkat kesejahteraan pegawai perlu diperhatikan untuk mendorong peningkatan kinerja. Dengan kesejahteraan yang terpenuhi diharapkan pula adanya kepuasan kerja yang akan dapat meningkatkan kinerja.

Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan: (1) tingkat kesejahteraan TAS pada SMP di Kecamatan Kepanjen, (2) tingkat kepuasan kerja TAS pada SMP di Kecamatan Kepanjen, (3) tingkat kinerja TAS pada SMP di Kecamatan Kepanjen, (4) hubungan antara tingkat kesejahteraan dan kinerja TAS pada SMP di Kecamatan Kepanjen, (5) hubungan antara tingkat kepuasan kerja dan kinerja TAS pada SMP di Kecamatan Kepanjen, (6) hubungan antara tingkat kesejahteraan dan kepuasan kerja TAS pada SMP di Kecamatan Kepanjen, (7) hubungan tingkat kesejahteraan dan kepuasan kerja dengan kinerja TAS pada SMP di Kecamatan Kepanjen.

Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yaitu deskriptif korelasional, dengan sampel sebanyak 72 orang TAS SMP dari populasi sejumlah 72 orang TAS sebagai responden. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan teknik angket tertutup, data dianalisis dengan teknik korelasi ganda(multiple correlation).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat kesejahteraan TAS berada pada kategori sedang dengan rata-rata skor sebesar 41,32, (2) tingkat kepuasan kerja TAS berada pada kategori tinggi dengan rata-rata skor sebesar 72,19, (3) kinerja TAS berada pada kategori tinggi dengan rata-rata skor sebesar 91,30, (4) ada hubungan antara tingkat kesejahteraan dan kinerja, (5) ada hubungan antara kepuasan kerja dan kinerja TAS, (6) ada hubungan antara tingkat kesejahteraan dan kepuasan kerja TAS, (7)ada hubungan tingkat kesejahteraan dan kepuasan kerja dengan kinerja TAS.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah: (1) tingkat kesejahteraan TAS SMP di Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang berada pada kategori sedang, (2) tingkat kepuasan kerja TAS SMP di Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang berada pada kategori tinggi, (3) tingkat kinerja TAS SMP di Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang berada pada kategori tinggi, (4) ada hubungan antara kesejahteraan dengan kinerja TAS SMP di Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang, sehingga kesejahteraan memiliki pengaruh terhadap kinerja pegawai TAS, (5) ada hubungan antara kepuasan kerja dengan kinerja TAS SMP di Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang,sehingga pegawai yang memiliki kepuasan kerja yang tinggi juga akan menghasilkan kinerja yang tinggi, (6) ada hubungan antara kesejahteraan dengan kepuasan kerja TAS SMP di Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang, sehingga kesejahteraan memiliki pengaruh terhadap kinerja TAS, karena kesejahteraan dapat menambah kepuasan kerja, (7) ada hubungan antara kesejahteraan dan kepuasan kerja dengan kinerja TAS SMP di Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang, sehingga kesejahteraan yang diberikan akan berpengaruh pada kepuasan kerja dan akan berdampak pada kinerja.

 

Saran penelitian ini adalah: (1) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, agar lebih memperhatikan kesejahteraan TAS karena berdasarkan hasil penelitian masih dalam kategori sedang, (2) Kepala SMP di Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang, agar selalu memperhatikan kepuasan kerja TAS sehingga kinerja tinggi dapat dipertahankan, (3) Pegawai TAS SMP di Kecamatan Kepanjen, agar tetap mempertahankan kinerja yang tinggi dan dalam rangka meningkatkan kinerja hendaknya aktif mengikuti kegiatan-kegiatan diklat atau seminar dalam rangka peningkatan kinerja, (4) Ketua Jurusan Administrasi Pendidikan, hendaknya mengadakan kegiatan seminar bertemakan kesejahteraan, kepuasan kerja, dan kinerja yang bermanfaat sebagai referensi dan ilmu tambahan dalam peningkatan kinerja TAS, (5) Peneliti lain, dapat menggunakan penelitian ini sebagai acuan penelitian selanjutnya, dan sebaiknya penelitian tersebut dikembangkan pada subjek yang lebih luas.