SKRIPSI Jurusan Administrasi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Partisipasi Masyarakat dalam Penyelenggaraan Pendidikan di PPTQ Nurul Furqon Malang

Ajeng Fajar Citra Novita

Abstrak


ABSTRAK

 

Novita, Ajeng Fajar Citra. 2017. Partisipasi Masyarakat dalam Penyelenggaraan Pendidikan di PPTQ Nurul Furqon Malang. Skripsi. Jurusan Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Agus Timan, M.Pd, (II) Wildan Zulkarnain, S.Pd, M.Pd

 

Kata kunci: partisipasi masyarakat, penyelenggaraan pendidikan, pesantren

Pendidikan keagamaan merupakan salah satu dari jenis pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau kelompok masyarakat dari pemeluk agama yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Penyelenggaraan pendidikan akan berjalan secara maksimal apabila terdapat kerjasama yang baik dari berbagai pihak, yaitu pemerintah, keluarga, dan masyarakat. Adanya partisipasi dan dukungan dari masyarakat sangat penting dalam memperlancar proses pencapaian tujuan pendidikan. Lembaga pendidikan PPTQ Nurul Furqon Malang didirikan khusus untuk menaungi generasi Islam dalam mempelajari dan menghafalkan Al-Qur’an. Kegiatan pembelajaran yang intensif, lembaga ini diharapkan mampu mencetak generasi yang mampu mempelajari, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an. Selain kegiatan menghafal Al-Qur’an, santri PPTQ Nurul Furqon juga dibekali ilmu agama yang diberikan melalui kajian-kajian kitab kuning. Serangkaian kegiatan tersebut tidak luput dari banyaknya dukungan dan partisipasi dari masyarakat. Ada empat fokus dalam penelitian ini yaitu: (1) pihak masyarakat yang berpartisipasi dalam penyelenggaraan pendidikan di PPTQ Nurul Furqon Malang, (2) bentuk partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan di PPTQ Nurul Furqon Malang, (3) cara masyarakat berpartisipasi dalam penyelenggaraan pendidikan di PPTQ Nurul Furqon Malang, dan (4) indikator keberhasilan PPTQ Nurul Furqon Malang melalui adanya partisipasi masyarakat.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen kunci yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Kemudian, pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber data, meningkatkan ketekunan, dan kecukupan bahan referensi.

Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh empat temuan sesuai dengan fokus penelitian, yaitu (1) pihak masyarakat yang berpartisipasi dalam penyelenggaraan pendidikan yaitu donatur, orang tua/wali santri, ustadz, tokoh masyarakat, dan alumni, (2) bentuk partisipasi masyarakat yaitu memberikan dana, memberikan bahan pokok kebutuhan sehari-hari, membantu pembangunan pondok pesantren, membantu kegiatan pembelajaran, membantu menjaga ketertiban dan keamanan, membantu proses pembangunan, dan membentuk perkumpulan alumni, (3) cara masyarakat berpartisipasi dalam penyelenggaraan pendidikan yaitu secara langsung, melalui informasi, dan melalui shodaqoh, (4) indikator keberhasilan pesantren melalui adanya partisipasi masyarakat yaitu dalam bidang pembangunan, perkembangan jumlah santri, dan perkembangan jumlah wisudawan.

 

Saran dari hasil penelitian yang dilakukan yaitu: (1) pengasuh PPTQ Nurul Furqon Malang, diharapkan dapat menyusun, mendata, mengatur, dan mendokumentasikan kegiatan-kegiatan yang ada di pesantren secara terstruktur terutama berkaitan dengan pihak masyarakat yang berpartisipasi, bentuk partisipasi masyarakat, dan indikator keberhasilan pesantren, (2) pihak masyarakat donatur, orang tua/wali santri, dan alumni, sebaiknya lebih meningkatkan partisipasinya ke pesantren tidak hanya bantuan berupa materiil, akan tetapi ikut berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan lain yang dilaksanakan pesantren, (3) bagi Ketua Jurusan Administrasi Pendidikan, penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi tentang partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan di pesantren, (4) bagi mahasiswa Jurusan Administrasi Pendidikan, hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan terhadap mahasiswa mengenai penyelenggaraan pendidikan di pesantren melalui adanya partisipasi masyarakat, dan (5) peneliti lainnya, dapat mempertimbangkan hasil penelitian ini sebagai bahan referensi dalam penelitian kasus yang sejenis dan diharapkan dapat mengkaji lebih tentang partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan nonformal.