SKRIPSI Jurusan Administrasi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

ANALISIS KEBUTUHAN GURU KELAS BERSTATUS PEGAWAI NEGERI SIPIL DI SEKOLAH DASAR NEGERI SE-KECAMATAN PALANG KABUPATEN TUBAN TAHUN 2017-2021

Yeni Linda Fitria

Abstrak


ABSTRAK

 

Fitria, Yeni Linda. 2017. Analisis Kebutuhan Guru Kelas Berstatus Pegawai Negeri Sipil di SD Negeri se-Kecamatan Palang Kabupaten Tuban Tahun 2017-2021. Skripsi, Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hj. Maisyaroh, M.Pd., (II) Desi Eri Kusumaningrum, M.Pd.

 

Kata Kunci: analisis kebutuhan, proyeksi, guru kelas, sekolah dasar

Keberadaan guru dalam suatu kelas sangat penting. Khususnya pada jenjang sekolah dasar. Sebab dari pendidikan sekolah dasar seorang peserta didik akan dikembangkan untuk menguasai berbagai kemampuan dasar sebagai bekal menempuh pendidikan pada jenjang selanjutnya. Maka dari itu, sangat penting jika kebutuhan guru pada pendidikan dasar dapat tercukupi secara memadai. Khususnya Guru Kelas yang mengampu sebagian besar mata pelajaran di sekolah dasar. Guru Kelas yang akan pensiun pada setiap tahunnya akan mempengaruhi jumlah Guru Kelas berstatus PNS di sekolah dasar negeri. Agar kebutuhan Guru Kelas berstatus PNS di jenjang sekolah dasar negeri bisa terpenuhi, maka peneliti melakukan penelitian tentang kebutuhan Guru Kelas PNS di SD Negeri se-Kecamatan Palang dalam kurun waktu lima tahun mendatang.

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui rasio jumlah Guru Kelas dan peserta didik; (2) untuk mengetahui rasio jumlah Guru Kelas dan rombongan belajar; (3) untuk menganalisis proyeksi jumlah peserta didik di SD Negeri se-Kecamatan Palang Tahun 2017-2021; (4) untuk menyajikan proyeksi kebutuhan Guru Kelas PNS di SD Negeri se-Kecamatan Palang Tahun 2017-2021. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif yang bersifat proyeksi berdasarkan data kuantitatif yang diperoleh dari hasil data empirik. Variabel penelitian ini menggunakan variabel tunggal yaitu kebutuhan guru. Populasi dalam penelitian ini adalah data keseluruhan jumlah peserta didik dan guru selama lima tahun. Teknis analisis data penelitian ini menggunakan analisis kohort. Pengolahan data menggunakan Microsoft Excel 2007 Windows Home Premium 32bit.

Berdasarkan hasil analisis data tersebut, dapat diperoleh hasil sebagai berikut. Pertama, rasio jumlah Guru Kelas PNS dan peserta didik adalah 1:29. Kedua, rasio jumlah Guru Kelas dan jumlah rombongan belajar jika dilihat dari status guru PNS adalah 1:2. Ketiga, proyeksi jumlah peserta didik pada tahun 2017 mengalami penurunan sebesar 1,04%, tahun 2018 mengalami penurunan sebesar 1,46 %, dan pada tiga tahun berikutnya mengalami kenaikan yaitu pada tahun 2019 sebesar 2,78%, tahun 2020 sebesar 1,48%, dan tahun 2021 sebesar 3,20%. Setelah dirata-rata selama lima tahun ke depan jumlah peserta didik cenderung mengalami kenaikan yaitu sebesar 0,99% dalam setiap tahunnya. Keempat, proyeksi kebutuhan Guru Kelas PNS pada tahun 2017 mengalami penurunan sebesar 0,79%, tahun 2018 mengalami penurunan sebesar 1,46% dan pada tiga tahun berikutnya mengalami kenaikan yaitu pada tahun 2019 sebesar 2,78%, tahun 2020 sebesar 1,48%, dan tahun 2021 sebesar 3,20%. Setelah dirata-rata selama lima tahun ke depan jumlah kebutuhan Guru Kelas PNS cenderung mengalami kenaikan yaitu sebesar 1,04% dalam setiap tahunnya.

Berdasarkan pada hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa rasio jumlah Guru Kelas PNS dan jumlah peserta didik pada dasarnya sudah cukup layak. Sedangkan rasio jumlah Guru Kelas PNS dan jumlah rombongan belajar pada dasarnya masih belum ideal. Besarnya jumlah peserta didik selama lima tahun ke depan cenderung mengalami kenaikan. Proyeksi jumlah Guru Kelas PNS selama lima tahun ke depan juga cenderung mengalami kenaikan. Hal ini dikarenakan adanya jumlah Guru Kelas PNS yang akan pensiun pada tahun 2017 sebanyak 8 orang guru, tahun 2018 sebanyak 10 orang guru, tahun 2019 sebanyak 9 orang guru, tahun 2020 sebanyak 2 orang guru, dan tahun 2021 sebanyak 5 orang guru. Besarnya jumlah kebutuhan Guru Kelas PNS selama lima tahun ke depan diatasi dengan adanya Guru Kelas PNS yang masih terdaftar dan Guru Kelas GTT. Meskipun begitu, selama lima tahun ke depan masih terjadi kekurangan Guru Kelas.

 

Saran dalam penelitian ini ditujukan bagi: (1) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, sebaiknya segera melakukan pengangkatan guru CPNS khususnya untuk formasi Guru Kelas dengan mempertimbangkan keberadaan Guru Kelas GTT yang jumlahnya begitu banyak, khusunya pada SD Negeri di Kecamatan Palang; (2) Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Palang, sebaiknya segera mengusulkan rekrutmen CPNS Guru Kelas untuk jangka waktu lima tahun mendatang guna mengganti banyaknya jumlah guru yang akan pensiun dan jumlah kekurangan guru; (3) Kepala Sekolah Dasar Negeri, hasil proyeksi penelitian ini dapat digunakan untuk memperbaiki pengaturan pengangkatan Guru Kelas GTT agar guru yang diangkat sesuai dengan kebutuhan dari segi jumlah atau kuantitasnya; (4) Ketua Jurusan Administrasi Pendidikan, agar hasil penelitian ini hendaknya digunakan sebagai bahan pustaka dan sumber informasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan; dan (5) Peneliti Lain, agar dapat mengembangkan hasil penelitian ini dengan menambahkan faktor atau fenomena lain yang belum diteliti dalam penelitian ini atau membuat penelitian yang relevan dengan penelitian ini untuk wilayah lain.