SKRIPSI Jurusan Administrasi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pembentukan Karakter Peserta Didik Melalui Ekstrakurikuler Polisi Cilik di SDN Landungsari 1 Malang

Dinda Davina Armin

Abstrak


ABSTRAK

 

Armin, Dinda Davina. 2017. Pembentukan Karakter Peserta Didik Melalui Ekstrakurikuler Polisi Cilik di SDN Landungsari 1 Malang. Skripsi, Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Ali Imron, M.Pd, M.Si, (II) Dr. Juharyanto, M.M, M.Pd.

 

Kata Kunci: karakter, karakter peserta didik, ekstrakurikuler polisi cilik.

Kegiatan “polisi cilik” merupakan ekstrakurikuler yang menggunakan atribut kepolisian dan diperankan oleh peserta didik Sekolah Dasar (SD) kelas 4 sampai kelas 6. Mereka diajarkan untuk membangun karakter dengan cara kesadaran disiplin, dan beban tanggungjawab dalam berbagai macam kegiatan sehari-hari. “Polisi cilik” ini juga mengajarkan nilai luhur kemanusiaan antar sesama agar mampu menjadi mandiri di masa depan serta peduli terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Ekstrakurikuler “polisi cilik” ini juga merupakan  kegiatan yang melibatkan antara pihak sekolah, pihak kepolisian, dan pihak orangtua peserta didik. Kerja sama ini diwujudkan guna membentuk generasi muda yang terdidik mulai dari kecil.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk: 1) menggambarkan nilai karakter yang ingin ditanamkan melalui ekstrakurikuler “polisi cilik”, 2) menggambarkan strategi yang dilakukan oleh sekolah untuk membentuk karakter melalui ekstrakurikuler “polisi cilik”, 3) menggambarkan hambatan yang ditemukan dalam pelaksanaan ekstrakurikuler “polisi cilik”, dan 4) menggambarkan solusi yang dapat diberikan untuk mengatasi hambatan.

Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif yang  bermaksud untuk memahami fenomena yang terjadi dalam subjek penelitian berupa perilaku, persepsi, kebiasaan, kegiatan,  motivasi yang dijalankan dalam kegiatan ekstrakurikuler polisi cilik di SDN Landungsari 1 Malang. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti menjaga keabsahan data dengan teknik triangulasi,  peningkatan ketekunan dalam penelitian, menggunakan bahan referensi, dan membercheck.

Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan didapat empat kesimpulan hasil penelitian yang meliputi:  (1) karakter yang terbentuk dari ekstrakurikuler “polisi cilik” yaitu karakter religius, jujur, disiplin, kerja keras, punya tanggung jawab, menghargai prestasi, punya rasa ingin tahu yang tinggi, peduli lingkungan, peduli sosial, dan mandiri, (2) strategi sekolah dilaksanakan melalui pogram kegiatan “polisi cilik” yaitu, kegiatan rutin  yang terdiri dari latihan rutin setiap hari senin dan piket menyebrangkan di jalan raya, mengikuti lomba pbb, sosialisasi yang terbagi menjadi sosialisasi wali murid dan sosialisasi anggota “polisi cilik”, serta tampil pada undangan instansi, (3) hambatan ektrakurikuler “polisi cilik” berasal dari peserta didik, pelatih, dan kondisi cuaca, (4) solusi untuk hambatan peserta didik dapat diatasi dengan memberikan dorongan berupa motivasi dan semangat kepada anggota “polisi cilik”, kemudian solusi untuk pelatih yang jadwalnya padat dapat diatasi dengan koordinasi yang baik, dan untuk pelatih Dikyasa dapat diatasi dengan membagi dua regu “polisi cilik”, serta kondisi cuaca yang tidak dapat diprediksi dapat diatasi dengan latihan di area gazebo.

 

Peneliti menyarankan beberapa hal untuk pihak yang terkait dalam ekstrakurikuler “polisi cilik”, yaitu bagi: (1) Kepala Unit Pendidikan dan Rekayasa Polres Malang, untuk terus memperluas dan mengadakan ekstrakurikuler “polisi cilik” di sekolah lain yang belum melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler “polisi cilik”, (2) Kepala SDN Landungsari 1 Malang diharapkan terus mendukung dan memfasilitasi kegiatan ekstrakurikuler “polisi cilik”, (3) peserta didik, sebagai acuan dalam memaksimalkan pembentukan karakter diri sendiri serta lebih giat dalam menjalankan kegiatan “polisi cilik”, (4) orangtua peserta didik yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler “polisi cilik” diharapkan untuk terus mendukung putra-putrinya, dalam arti ikut aktif dalam kegiatan sosialisasi wali murid, (5) peneliti lain diharapkan bisa lebih  mengulas tentang nilai karakter yang terbentuk dari ekstrakurikuler “polisi cilik” lebih mendalam dengan latar yang berbeda.