SKRIPSI Jurusan Administrasi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DENGAN PRESTASI KERJA GURU PADA SMA NEGERI DI KOTA KEDIRI

Rizka Nurvita Dewi

Abstrak


Kepala Sekolah sangat berperan penting dalam suatu sekolah. Cara memimpinnya akan berdampak baik bagi sekolah apabila didukung dengan gaya kepemimpinan transformasional. Gaya kepemimpinan transformasional merupakan gaya atau model kepemimpinan yang dilakukan dengan kebebasan oleh pemimpin dalam upaya perubahan terhadap bawahan untuk menjadi lebih baik atau positif. Kepala Sekolah juga harus memenuhi lima kompetensi yaitu kepribadian, sosial, manajerial, supervisi, dan kewirausahaan. Apabila kepemimpinan Kepala Sekolah dikatakan baik maka mampu mempengaruhi bawahannya terutama para guru, sehingga dengan para guru mampu meningkatkan prestasi kerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan gaya kepemimpinan transformasional yang diterapkan pada SMAN di kota Kediri, (2) mendeskripsikan prestasi kerja guru pada SMAN di kota Kediri, dan (3) mengetahui hubungan antara gaya kepemimpinan transformasional dengan prestasi kerja guru pada SMAN di kota Kediri.

Pendekatan penelitian yang digunakan, yaitu pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskripstif korelasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah dengan prestasi kerja guru. Populasi penelitian ini yaitu guru SMA Negeri di Kota Kediri dengan jumlah 475 guru. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik propotional random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 217 guru. Sedangkan instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket. Skala yang digunakan adalah skala Likert dengan 4 (empat) pilihan jawaban. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik deskriptif dan teknik korelasi product moment.

Hasil penelitian ini menunjukkan 116 guru (53%) menyatakan bahwa gaya kepemimpinan transformasional Kepala Sekolah dalam kualifikasi sangat tinggi, 91 guru (42%) menyatakan bahwa gaya kepemimpinan transformasional Kepala Sekolah dalam kualifikasi tinggi, 10 guru (5%) menyatakan bahwa gaya kepemimpinan transformasional Kepala Sekolah dalam kualifikasi cukup tinggi, dan tidak ada responden yang menyatakan kurang tinggi dengan reliabilitas (rα = 0,971). Sedangkan 92 guru (42,4%) menyatakan bahwa prestasi kerja guru dalam kualifikasi sangat tinggi, 118 guru (54,4%) menyatakan bahwa prestasi kerja guru dalam kualifikasi tinggi, 7 guru (3,2%) menyatakan bahwa prestasi kerja guru dalam kualifikasi cukup tinggi, dan tidak ada responden yang menyatakan kurang tinggi dengan reliabilitas (rα = 0,956). Perolehan koefisien korelasi antara X dan Y sebesar 0,660 dengan P = 0,00 < α 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan, bahwa ada hubungan signifikan antara gaya kepemimpinan transformasional Kepala Sekolah dengan prestasi kerja guru pada SMA Negeri di Kota Kediri.

Penelitian ini telah menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional Kepala Sekolah dalam kategori sangat tinggi dengan demikian gaya kepemimpinan transformasional Kepala Sekolah sudah dijalankan dengan sangat baik kecuali perlu ditingkatkan kembali untuk pertimbangan individual. Prestasi kerja guru dalam kategori tinggi maka prestasi kerja guru sudah baik akan tetapi perlu adanya peningkatan terutama dalam faktor lingkungan. Ada hubungan yang signifikan antara gaya kepemimpinan transformasional Kepala Sekolah dengan prestasi kerja guru.

Saran yang dapat dikemukakan bagi kepala SMA Negeri di Kota Kediri diharapkan dapat menerapkan gaya kepemimpinan transformasional secara rutin di sekolah dengan berbagai cara selama itu baik untuk menunjang perkembangan sekolah. Bagi guru-guru pada SMAN di Kota Kediri diharapkan dapat terus meningkatkan prestasi kerja yang dimiliki sesuai dengan kemampuan, juga melaksanakan tugas sesuai dengan prosedurnya. Bagi Dosen/Ketua jurusan Administrasi Pendidikan dapat menjadi referensi materi tentang gaya kepemimpinan transformasional maupun prestasi kerja. Bagi peneliti lain diharapkan dapat dipergunakan sebagai acuan apabila peneliti lain berminat meneliti lebih lanjut tentang gaya kepemimpinan transformasional Kepala Sekolah dan prestasi kerja guru.