SKRIPSI Jurusan Administrasi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2007

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peran Kepala Sekolah dalam Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah di Madrasah Aliyah Negeri 3 Malang

Indar Yudhikawati

Abstrak


ABSTRAK

 

 

 

 

Yudhikawati, Indar. 2007. "Peran Kepala Sekolah dalam Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah di Madrasah Aliyah Negeri 3 Malang". Skripsi. Fakultas Ilmu Pendidikan. Jurusan Administrasi Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal, M.Pd dan Pembimbing (2) Dr. H. Imron Arifin, M.Pd.

 

 

Kata kunci : peran, implementasi, manajemen berbasis sekolah

 

 

            Salah satu permasalahan pendidikan yang saat ini dihadapi oleh bangsa Indonesia adalah rendahnya mutu pendidikan pada setiap jenjang dan satuan pendidikan, khususnya pendidikan dasar dan menengah. Dari berbagai pengamatan dan analisis, diantara faktor yang menyebabkan mutu pendidikan tidak mengalami peningkatan adalah Pertama, penyelenggaraan pendidikan nasional yang selama ini dilakukan secara birokratik-sentralistik sehingga menempatkan sekolah sebagai penyelenggara pendidikan sangat tergantung kepada keputusan birokrasi yang mempunyai jalur sangat panjang, dimana pusat sangat dominan dalam pengambilan kebijakan, sedangkan sekolah hanya berfungsi sebagai pelaksana kebijakan. Kedua, minimnya peran serta masyarakat (PSM), terutama orang tua siswa dalam penyelenggaraan pendidikan. Ketiga, kebijakan penyelenggaraan pendidikan yang menggunakan pendekatan "input-output analysis" yang tidak dilaksanakan secara konsekuen.

            Berdasarkan kenyataan di atas, tentu saja perlu diadakan upya-upaya perbaikan mutu pendidikan, salah satunya adalah reorientasi penyelenggaraan pendidikan yaitu dari manajemen peningkatan mutu berbasis pusat menuju manajemen berbasis sekolah (MBS). MBS merupakan strategi untuk memperbaiki mutu pendidikan dengan mengalihkan kewenangan pengambilan keputusan dari pusat ke masing-masing sekolah. Keberhasilan sekolah dalam melaksanakan program pendidikan dan pengembangannya perlu didukung dengan efektifitas kepemimpinan pendidikan yang dilakukan oleh eksekutif pendidikan, khususnya kepala sekolah.

            Kepala sekolah mempunyai peran yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan MBS di sekolah. Sebagai seorang edukator, manajer, administrator, supervisor, leader, innovator, dan motivator (EMASLIM). kepala sekolah bertanggungjawab dalam membina dan membantu guru yang mengalami kesulitan dalam pelaksanaan program MBS.kemampuan dalam menggerakkan guru dalam mencapai tujuan MBS merupakan faktor penentu dalam keberhasilan pelaksanaan MBS. Sehingga penelitian ini difokuskan pada peran kepala sekolah dalam implementasi penyusunan, pelaksanaan dan evaluasi pelaksanaan MBS.

            Penelitian ini menggunakan kualitatif, yang berlokasi di MAN 3 Malang. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi: (1) teknik wawncara, (2) teknik observasi, dan (3) teknik dokumentasi. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan alat bantu berupa catatan lapangan (field notes), alat perekam, dan alat dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini dilakukan secara snowball sampling, dengan informan terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah (wakasek) humas, wakasek kurikulum, wakasek keagamaan, wakasek kesiswaan, wakasek sarana prasarana, kepala TU, ketua dewan sekolah, 3 orang guru, dan penjaga sekolah. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan melakukan pengorganisasian data, pengelompokkan data, pemaparan data, dan perumusan temuan. Untuk memperoleh keabsahan data, dilakukan uji triangulasi yaitu triangulasi sumber data dan metode pengumpulan data.

            Hasil yang diperoleh dari penelitian ini untuk masing-masing fokus penelitian diinformasikan sebagai berikut: (1) peran kepala sekolah dalam penyusunan rencana program MBS yaitu kepala sekolah berperan sebagai leader, dimana ia bertindak sebagai pengambil keputusan sekaligus penanggungjawab keputusan yang telah dibahas dalam rapat sekolah tersebut; (2) peran kepala sekolah dalam implementasi MBS, kepala sekolah berperan seabagi motivator dan fasilitator dalam kemajuan sekolah; dan (3) peran kepala sekolah dalam evaluasi, dalam kepala berperan sebagai evaluator dan supervisor, dimana kepla sekolah melakukan pengawasan dan pembinaan kepada guru secara kontuinitas berdasarkan acuan MBS dan melakukan pembinaan (supervisi) seabagi tindak lanjut.

            Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah bahwa peran kepala sekolah dalam implementasi MBS sangat tinggi, karena dalam setiap penyusunan, pelaksanaan dan evaluasi MBS, kepala sekolah selalu terlibat secara langsung sehingga apabila ada kesalahan kepala sekolah dapat segera mencari pemecahannya.

 


Teks Penuh: DOC PDF