SKRIPSI Jurusan Administrasi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kerjasama Sekolah dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Studi Kasus di SMK Negeri 1 Boyolangu Tulungagung)

Nia Eka Sari

Abstrak


ABSTRAK

 

Sari, Nia Eka. 2012. Kerjasama Sekolah dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri: Studi Kasus di SMK Negeri 1 Boyolangu Tulungagung. Skripsi, Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. H. Ali Imron, M.Pd, M.Si, (II) Teguh Triwiyanto, S.Pd, M.Pd.

 

Kata Kunci: Kerjasama, Praktik Kerja Industri, Dunia Usaha dan Dunia Industri, dan Manajemen Hubungan Masyarakat.

 

Kerjasama Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) merupakan strategi pembelajaran dan bisnis yang dapat memberikan keuntungan kedua belah pihak. Praktik Kerja Industri (Prakerin) merupakan bagian dari program pembelajaran yang harus dilaksanakan oleh setiap peserta didik di dunia kerja, sebagai wujud nyata dari pelaksanaan sistem pendidikan di SMK yaitu Pendidikan Sistem Ganda (PSG). Secara terapan, tujuan PSG adalah menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keahlian profesional, yaitu tenaga kerja yang memiliki tingkat pengetahuan, keterampilan, etos kerja yang sesuai dengan tuntunan lapangan kerja. Kerjasama sekolah dengan DUDI sebagai keberhasilan kerjasama dalam program prakerin. Untuk menjalin adanya kerjasama dalam meningkatkan keberhasilan lulusan SMK kedepannya. Agar program prakerin dapat berhasil maka SMK dituntut untuk memiliki kemampuan dan kemauan yang profesional dalam bidang bekerja. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, yaitu suatu metode penelitian yang menafsirkan dan menjelaskan suatu fenomena/peristiwa sosial di masyarakat secara ilmiah. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus.

Penelitian ini difokuskan pada pendeskripsian kerjasama Sekolah Menengah Kejuruan dengan DUDI. Dalam penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen kunci, dengan subjek penelitian adalah  waka humas, waka kurikulum, ketua pokja prakerin, ketua kompetensi keahlian, dan siswa. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah informasi yang disampaikan oleh subjek penelitian pada saat wawancara dan dokumen yang berkaitan dengan pelaksanaan prakerin. Setelah data tersebut diperoleh kemudian dilakukan pengecekan keabsahan data dengan metode triangulasi dan kecukupan referensial. Penelitian ini bertujuan untuk (1) prosedur kerjasama sekolah dengan DUDI, (2) aspek-aspek kerjasama sekolah dengan DUDI, (3) mendeskripsikan bentuk-bentuk kerjasama sekolah dengan DUDI, (4) keuntungan kedua belah pihak yang terkait kerjasama sekolah dengan DUDI,  dan (5) dampak kerjasama bagi lulusan SMK Negeri 1 Boyolangu Tulungagung.

Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa kerjasama SMK Negeri 1 Boyolangu Tulungagung dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri dalam pelaksanaan prakerin yaitu: 1) prosedur pelaksanaan kerjasama SMK Negeri 1 Boyolangu Tulungagung dilakukan dengan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi; 2) aspek-aspek kerjasama sekolah dengan DUDI yaitu (a) kurikulum, (b) penyusunan program, (c) pembelajaran, (d) evaluasi program dan hasil; 3) bentuk-bentuk kerjasama sekolah dengan DUDI yaitu (a) akta perjanjian MOU,  merupakan bentuk kerjasama yang menjadi naskah kerjasama kedua belah pihak. (b) on the job training, merupakan praktik kerja siswa diperusahaan yang menjadi mitra kerja dan (c) saling menguntungkan dengan melakukan kesepakatan yang sifatnya berkesinambungan antara sekolah dengan DUDI; 4) keuntungan kedua belah pihak yang terkait kerjasama sekolah dengan DUDI yaitu: (a) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa, (b) meningkatkan kualitas pembelajaran, (c) mendapatkan pengalaman bekerja, (d) terbantunya bahan atau alat praktik, dan (e) memberikan peluang bagi lulusan, siswa yang terampil dan mandiri merupakan output yang dimiliki sesuai dengan kemampuan yang diakui oleh dunia usaha atau dunia industri dalam bentuk nilai; 5) dampak kerjasama bagi lulusan SMK Negeri 1 Boyolangu Tulungagung yaitu (a) memiliki pengalaman dan kehahlian profesional, (b) recruitment secara langsung atau tidak langsung, dan (c) memberikan informasi yang terkait dengan proses pembelajaran baik sekolah maupun instansi di luar sekolah dan menyalurkan tenaga kerja sesuai dengan bidang kompetensi keahlian masing-masing.

Berdasarkan temuan penelitian maka disarankan kepada: 1) SMK Negeri 1 Boyolangu tulungagung lebih aktif dalam meningkatkan kerjasama sekolah dengan DUDI, tidak hanya dalam pelaksanaan prakerin tetapi kerjasama dalam bidang lainya.

Terutama untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam keterampilan, kemampuan dan kualitas lulusan yang profesional; 2) Ketua Pokja Prakerin disarankan untuk meningkatkan pengetahuan dalam bidang pendidikan yang berhubungan dengan kerjasama, serta dapat mempererat kerjasama yang baik lintas sektor dengan lembaga pendidikan non formal di luar sekolah; 3) DUDI diharapkan untuk tidak banyak menarik keuntungan sendiri akan tetapi DUDI bersungguh-sungguh membimbing siswa dalam pelaksaan prakerin sebagai pengetahuan, pengalaman dan peningkatan keterampilan siswa dan DUDI memberikan kenyamanan selama siswa prakerin; dan 4) Peneliti lain disarankan untuk mengembangkan penelitian terkait dengan kerjasama sekolah dengan DUDI dalam kontek yang luas.