SKRIPSI Jurusan Administrasi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Antara Ketersediaan Sumber Belajar Dan Motivasi Belajar Siswa di SMA Negeri 02 Batu

Dwi Yogo Heri Pamuji Utomo

Abstrak


ABSTRAK

 

Utomo, Dwi Yogo Heri Pamuji. 2011. Hubungan Antara Ketersediaan Sumber Belajar dan Motivasi Belajar Siswa di SMA Negeri 2 Batu. Skripsi, Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Mustiningsih, M.Pd, (II) Dr. Bambang Setyadin, M.Pd

 

Kata Kunci: Ketersediaan sumber belajar, motivasi belajar siswa

 

Keberadaan sumber belajar di lembaga pendidikan adalah suatu keharusan, karena pendidikan tidak mungkin dapat terselenggara dengan baik bilamana para tenaga kependidikan maupun peserta didik tidak ditunjang dengan sumber belajar yang diperlukan untuk menyelenggarakan kegiatan pembelajaran yang bersangkutan. Dengan tersedianya sumber belajar yang lengkap diharapkan dapat membantu meningkatkan efektifitas dan efisiensi proses belajar-mengajar, semakin lengkap dan beragamnya sumber belajar yang tersedia, semakin besar jumlah siswa yang dapat dilayani kebutuhannya serta memudahkan siswa dalam berinteraksi dengan sumber belajar yang sesuai dengan minat dan kemampuanya sehingga akan menimbulkan motivasi untuk belajar.

Rumusan masalah dalam penelitian ini, yaitu: (1) Seberapa cukup tingkat ketersediaan sumber belajar di SMA Negeri 2 Batu, (2) Seberapa tinggi tingkat motivasi belajar siswa di SMA Negeri 2 Batu, (3) Seberapa besar tingkat hubungan ketersediaan sumber belajar dan motivasi belajar siswa di SMA Negeri 2 Batu. Tujuan penelitian ini, yaitu: (1) Untuk mengetahui kecukupan sumber belajar di SMA Negeri 2 Batu, (2) Untuk mengetahui tingkat motivasi belajar siswa di SMA Negeri 2 Batu, (3) Untuk mengetahui hubungan ketersediaan sumber belajar terhadap motivasi belajar siswa di SMA Negeri 2 Batu.

Rancangan penelitian digunakan sebagai dasar dari suatu penelitian yang akan dilaksanakan. Berdasarkan permasalahan yang diteliti, maka penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian descriptive correlational. Jenis penelitian ini digunakan karena penelitian ini bertujuan untuk menemukan ada-tidaknya hubungan antara ketersediaan sumber belajar dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 02 Batu dengan populasi berjumlah 666 siswa dengan jumlah sampel 249 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah proportional random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan instrumen angket, teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis korelasi.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan, bahwa (1) Kondisi ketersediaan sumber belajar di SMA Negeri 2 Batu termasuk dalam kualifikasi tersedia, (2) Tingkat motivasi belajar siswa SMA Negeri 2 Batu termasuk dalam kualifikasi Tinggi, (3) Adanya hubungan antara ketersediaan sumber belajar dan motivasi belajar siswa di SMA Negeri 2 Batu.

Berdasarkan kesimpulan, dapat disarankan kepada (1) Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, dengan adanya hubungan antara ketersediaan sumber belajar dan motivasi belajar, hendaknya Dinas Pendidikan kota Batu dengan adanya penelitian ini dapat digunakan sebagai tolak ukur ketersediaan sarana dan prasarana belajar yang ada di sekolah di Kota Batu agar lebih meningkatkan motivasi belajar siswa, (2) Kepala SMA Negeri 2 Batu, dengan adanya hubungan antara ketersediaan sumber belajar dan motivasi belajar siswa, hendaknya selalu berusaha untuk tetap memperhatikan dan meningkatkan ketersediaan sumber belajar, karena dengan tersedianya sumber belajar sekolah, maka akan meningkatkan motivasi belajar siswa, (3) Guru SMA Negeri 2 Batu, mengupayakan kegiatan pembelajaran yang memotivasi siswa agar memanfaatkan sumber belajar yang tersedia di sekolah maupun luar sekolah sehingga diharapkan dapat membantu secara optimal keberhasilan belajar siswa dalam melaksanakan pembelajaran, dan proses belajar-mengajar dapat berjalan dengan lancar dan tujuan pembelajaran yang ditetapkan sebelumnya dapat tercapai, (4) Siswa SMA Negeri 2 Batu, hendaknya dapat memanfaatkan semua sumber belajar yang tersedia dengan efektif dan efisien agar lebih termotivasi dalam membantu kegiatan belajarnya.(5) Bagi peneliti lain, penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan acuan untuk kegiatan pengembangan penelitian. Hendaknya penelitian yang akan dilakukan fokus pada tingkat manafaat sarana non cetak dalam mendukung kegiatan belajar-mengajar yang tidak hanya terfokus pada siswa saja, tetapi juga guru