SKRIPSI Jurusan Administrasi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Motivasi Kerja dan Iklim Organisasi dengan Kepuasan Kerja PNS di PPPPTK Bidang Otomotif dan Elektronika Malang

Anik Dwi Astuti

Abstrak


ABSTRAK

 

Astuti, Anik Dwi. 2012. Hubungan Motivasi Kerja dan Iklim Organisasi dengan Kepuasan Kerja PNS di PPPPTK Bidang Otomotif dan Elektronika Malang. Skripsi, Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. H. A. Supriyanto, M.Pd, M.Si., (2) Asep Sunandar, S. Pd., M. AP.

 

Kata kunci: motivasi kerja, iklim organisasi, kepuasan kerja.

 

Manajemen merupakan suatu proses yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan serta evaluasi yang dilakukan untuk mencapai tujuan dengan memberdayakan sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya lainnya. Hal ini berarti untuk mencapai tujuan yang ada, maka perlu dilakukan pengaturan-pengaturan berbagai sumber daya yang ada untuk melaksanakan kegiatannya secara efektif dan efisien. Keberadaan SDM yakni Pegawai Negeri Sipil (PNS) sangat dibutuhkan dalam rangka memberikan pelayanan umum kepada masyarakat. Tugas utama dari seorang pegawai sebagai SDM dalam suatu organisasi adalah melaksanakan pekerjaannya sesuai dengan standar kerja yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, diperlukan adanya motivasi kerja dan iklim organisasi yang kondusif dalam melaksanakan setiap kegiatannya, sehingga dapat tercipta kepuasan kerja. Motivasi kerja merupakan dorongan dari diri seseorang yang muncul karena adanya kebutuhan-kebutuhan untuk menciptakan kepuasan kerja, agar tujuan dari pekerjaannya dapat tercapai. Kebutuhan ini meliputi kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman, kebutuhan sosial, kebutuhan harga diri dan kebutuhan aktualisasi diri. Iklim organisasi  merupakan sebuah kondisi lingkungan dari suatu organisasi dimana seorang pegawai dapat melaksanakan segala macam aktivitasnya dan dapat mempengaruhi setiap individu yang ada di dalamnya. Jadi, iklim ini dapat menjadi ciri khas dari suatu organisasi, yang di dalamnya terdapat perilaku dari pimpinan sampai bawahan. Semakin positif sikap seseorang, maka dia akan merasa puas. Begitu pula sebaliknya, semakin negatif sikapnya maka dia akan merasa tidak puas.

Berdasarkan latar belakang masalah, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Seberapa tinggi motivasi kerja PNS di PPPPTK Bidang Otomotif dan Elektronika (BOE) Malang? (2) Seberapa kondusif  iklim organisasi PNS di PPPPTK BOE Malang? (3) Seberapa tinggi kepuasan kerja PNS di PPPPTK BOE Malang? (4) Adakah hubungan motivasi kerja dengan kepuasan kerja PNS di PPPPTK BOE Malang? (5) Adakah hubungan iklim organisasi dengan kepuasan kerja PNS di PPPPTK BOE Malang? (6) Adakah hubungan motivasi kerja dan iklim organisasi dengan kepuasan kerja PNS di PPPPTK BOE Malang? Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan: (1) Seberapa tinggi motivasi kerja PNS di PPPPTK BOE Malang, (2) Seberapa kondusif  iklim organisasi PNS di PPPPTK BOE Malang, (3) Seberapa tinggi kepuasan kerja PNS di PPPPTK BOE Malang, (4) Hubungan motivasi kerja dengan kepuasan kerja pada PNS di PPPPTK BOE Malang, (5) Hubungan iklim organisasi dengan kepuasan kerja pada PNS di PPPPTK BOE Malang, (6) Hubungan motivasi kerja dan iklim organisasi dengan kepuasan kerja PNS di PPPPTK BOE Malang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas: (1) Teknik analisis deskriptif, (2) Uji asumsi, dan (3) Teknik analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa: (1) Motivasi kerja PNS di PPPPTK BOE Malang termasuk dalam kategori tinggi (56,1%), (2) Iklim organisasi PNS di PPPPTK BOE Malang termasuk dalam kategori kondusif (52,3%), (3) Kepuasan kerja PNS di PPPPTK BOE Malang termasuk dalam kategori tinggi (55,5%), (4) Motivasi kerja berhubungan secara parsial dengan kepuasan kerja PNS di PPPPTK BOE Malang, (5) Iklim organisasi berhubungan secara parsial dengan kepuasan kerja PNS di PPPPTK BOE Malang, dan (6) Motivasi kerja dan iklim organisasi berhubungan secara simultan dengan kepuasan kerja PNS di PPPPTK BOE Malang.

Berdasarkan kesimpulan yang ada, maka disampaikan saran kepada: (1) Kepala PPPPTK BOE Malang yaitu hendaknya diusahakan agar berbagai kebutuhan para pegawai dapat dipenuhi agar ia mampu meningkatkan kinerjanya. Selain itu, perlu pula menjaga iklim organisasi agar tetap berjalan kondusif. Selanjutnya, diberikan kegiatan pengembangan diri seperti pendidikan dan pelatihan (diklat) secara berkala, (2) Para PNS di PPPPTK BOE Malang, hendaknya para pegawai dapat meningkatkan kinerja demi tercapainya tujuan organisasi, yaitu dengan mengikuti atau melanjutkan tugas belajar guna mengembangkan kompetensi kerja. Selain itu, penerapan tanggungjawab sebagai PNS juga harus ditingkatkan, seperti disiplin dalam bekerja, (3) Civitas Akademika Jurusan Administrasi Pendidikan Universitas Negeri Malang, hendaknya dapat dijadikan referensi bagi perkembangan perkuliahan dan penelitian selanjutnya yang berhubungan dengan manajemen SDM. Dalam hal ini adalah penerapan teori Maslow tentang pemenuhan kebutuhan pegawai secara efektif dan efisien, serta teori Stringer tentang dimensi iklim organisasi supaya berjalan secara kondusif, dan (4) Peneliti lain, hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan bagi pihak yang melakukan penelitian sejenis dengan menggunakan variabel lain misalnya kompetensi kerja dan produktivitas kerja.